Publik Ingin PDIP & Golkar Masuk Kabinet SBY
Hasil survei Indo Barometer menyebutkan mayoritas responden menginginkan agar PDIP dan Partai Golkar masuk dalam kabinet SBY-Boediono untuk masa pemerintahan 2009-2014. Untuk PDIP misalnya, dari 1.200 responden 50, 6 persen di antaranya menginginkan agar partai pimpinan Megawati itu berkoalisi dengan Demokrat dan masuk ke kabinet SBY-Boediono. Hanya 30,8 persen responden yang menginginkan PDIP berada di […]
Survei: Jatah Menkeu Tak Boleh Disentuh Parpol
Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono nampaknya harus berhati-hati menyusun kabinet mendatang. Pasalnya, berdasarkan survei Indobarometer posisi menteri agama dan keuangan tak boleh diserahkan ke para politisi partai. Survei yang dilakukan 18-26 Agustus 2009 lalu itu, sebanyak 8,6 persen responden tidak menginginkan jabatan menteri agama dijabat kalangan parpol, dan sebanyak 6,4 persen untuk jabatan menteri keuangan.
Lima Pos Menteri Yang Harus Diisi Profesional
Hasil survei lembaga survei Indobarometer menyebut mayoritas responden menghendaki lima pos kementerian kabinet pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tidak diisi oleh orang-orang dari partai politik. Survei bertema prospek kabinet dan koalisi partai politik 2009-2014 ini dilakukan 18-26 Agustus 2009 yang dilakukan di 33 provinsi dengan responden sebanyak 1200 orang. Pengumpulan data […]
Mayoritas Publik Ingin PDIP Masuk Kabinet SBY
Hasil survei lembaga survei Indobarometer menyebut mayoritas responden menghendaki PDI Perjuangan masuk ke kabinet pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. Survei bertema prospek kabinet dan koalisi partai politik 2009-2014 ini dilakukan 18-26 Agustus 2009 yang dilakukan di 33 provinsi dengan responden sebanyak 1200 orang. Pengumpulan data melalui wawancara tatap muka dengan kuisioner. […]
Pos Kementerian Yang Harus Ada di Kabinet SBY
Hasil survei lembaga survei Indobarometer menyebutkan pos kementerian yang harus ada dalam kabinet pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono ialah Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM serta Menteri Agama. Survei bertema prospek kabinet dan koalisi partai politik 2009-2014 ini dilakukan 18-26 Agustus 2009 yang dilakukan di 33 provinsi dengan responden sebanyak 1200 […]
Saran Penyusunan Menteri Kabinet SBY
Pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro, mengatakan penyusunan kabinet pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono harus mempunyai parameter yang jelas. “Kabinet pun, kalau bisa bertema Kabinet Indonesia Maju, bukan sekedar lanjutkan,” kata Siti di DPR, Selasa 1 September 2009.
Tanpa Oportunis, SBY Pede Bentuk Kabinet
Tanpa ada lagi pengaruh oportunis, Presiden terpilih mendatang Susilo Bambang Yudhoyono, diramalkan akan lebih percaya diri alias pede dalam membentuk susunan kabinet periode 2009-2014. “Sekarang SBY lebih percaya diri untuk menentukan komposisi kabinetnya. Karena dulu ada pertimbngan Jusuf Kalla sebagai wakil dari Partai Golkar,” terang pengamat politik LIPI Siti Zuhro kala dihubungi okezone, Selasa (1/9/2009).
Lirik Anggota KPU Masuk Kabinet, SBY Bisa Blunder
Isu yang menyebutkan, Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono akan mengajak anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), dibantah pengamat politik. Karena kabinet yang akan dibentuk SBY merupakan kabinet profesional, sedangkan anggota KPU tidak profesional.
Posisi Mensos dan Menko Kesra Serahkan ke Partai
Pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro, menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus memperhatikan pembagian posisi yang tepat untuk diisi oleh kalangan profesional, partai, atau dari jenjang karir. Menurut Zuhro, kementerian yang berhubungan dengan misi sosial, idealnya, diserahkan ke orang partai. “Idealnya posisi menteri yang tugasnya memperhatikan langsung nasib rakyat diserahkan ke partai. Selain ada misi […]
Survei Kabinet Jangan Bikin Dikotomi
“Sah-saja kalau LSI membuat satu survei, tapi jangan selalu dikotomikan antara kaum profesional dan politisi.” Demikian dikemukakan Wakil Ketum PPP Chozin Chumaidy saat dimintai komentarnya mengenai hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyebutkan masyarakat Indonesia menginginkan para pembantu presiden dalam kabinet pemerintahan periode mendatang merupakan orang yang profesional dalam bidangnya.