Saran Penyusunan Menteri Kabinet SBY

SBY - Boediono
Pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro, mengatakan penyusunan kabinet pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono harus mempunyai parameter yang jelas.
“Kabinet pun, kalau bisa bertema Kabinet Indonesia Maju, bukan sekedar lanjutkan,” kata Siti di DPR, Selasa 1 September 2009.
Siti menambahkan tokoh-tokoh yang kelak mengisi kabinet SBY-Boediono haruslah mereka yang mampu membuat terobosan dan sungguh-sungguh punya konsep untuk melanjutkan gebrakan.
Siti juga mengatakan jumlah menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Maju tidak usah terlalu banyak. Dia mengusulkan hanya 23 menteri saja.
“Tidak usah terlalu gemuk karena tidak terlalu efisien,” kata dia.
Kementerian yang mengurusi perempuan diusulkan ditiadakan saja karena dinilai tidak efektif.
“Sebaiknya menteri perempuan dimerger saja dengan Departemen Pendidikan,” kata dia.
Jadi, dalam Departemen Pendidikan, diberi Direktorat Pendidikan Perempuan.
“Karena selama ini, menteri pemberdayaan perempuan tidak berkorelasi positif dengan kemajuan perempuan Indonesia,” kata dia.
Kemudian khusus untuk pos basah seperti Menteri Perekonomian, Siti mengusulkan agar dipegang tokoh yang berlatar belakang profesional.
Siti mengingatkan pemilihan menteri yang salah akan membuat Indonesia mundur.
Sumber : Vivanews
Selasa, 1 September 2009, 19:15 WIB
Siswanto, Anggi Kusumadewi