SBY: Jauh dari Akal Sehat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai pelanggaran yang terjadi selama Pemilihan Presiden 2009 bersifat sporadis dan kecil-kecil. “Dalam kapasitas saya sebagai capres, sulit bagi saya untuk mengerti ada tuduhan penggelembungan suara sampai jutaan apalagi puluhan juta,” kata SBY disela kunjungannya di Aceh, Rabu 5 Agustus 2009. “Jauh dari akal sehat.”
Tifatul: Bukan Tak Ikhlas PDIP Masuk Kabinet
Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas, memberikan sinyal ‘merapat’ ke kubu SBY-Boediono. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun kembali mengingatkan PDI Perjuangan, dan juga Golkar untuk konsisten menjadi di luar pemerintahan alias oposisi. “Silakan saja, tapi itu terserah Pak SBY. Menurut saya, PDIP dan Golkar itu lebih baik jadi oposisi,” kata Presiden PKS, Tifatul […]
Tim SBY-Boediono Diperiksa soal Sumbangan BTPN
Badan Pengawas Pemilihan Umum hari ini memeriksa tim kampanye nasional pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Anggota Badan Pengawas, Wirdyaningsih, mengatakan, pemeriksaan ini terkait sumbangan sebesar Rp 3 miliar dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional.
Tim SBY-Boediono: Tidak Ada Dana Asing Masuk
Termasuk perusahaan yang disebut-sebut berada dalam satu holding company. Tim sukses SBY-Boediono mengklarifikasi perusahaan yang disebut-sebut sebagai perusahaan asing yang menyumbang dana kampanye. PT Northstar Pasific Capital, PT Northstar Pasific Investasi, dan PT Polykfilatex.
ICW Temukan Dugaan SBY-Boediono Terima Dana Asing
Indonesia Corruption Watch menduga dua perusahaan penyumbang dana kampanye pasangan calon SBY-Boediono berafiliasi dengan perusahaan asing. Dua perusahaan itu adalah PT. Northstar Pasific Investasi dan PT.Polykfilatex. “Kami menduga ini pelanggaran UU Pilpres pasal 103 karena ada unsur kepemilikan asing,” kata Abdullah Dahlan peneliti ICW dalam konferensi pers di media centre Badan Pengawas Pemilihan Umum Jakarta, […]
Yudhoyono Perlu Kurangi Jumlah Menteri
Direktur Eksekutif Reform Institute, Yudi Latif, menilai Susilo Bambang Yudhoyono perlu merampingkan jumlah menteri dalam kabinet. Pengurangan menteri ini tanpa perlu mengurangi jumlah departemen yang ada. “Satu menteri bisa membawahi sejumlah departemen,” kata Yudi saat dihubungi, Senin (27/7).
Kubu SBY Bantah Partai Koalisi Dijatah 2 Kursi Menteri
Adanya isu kabinet pemerintahan periode mendatang akan dipenuhi orang-orang Partai Demokrat, dan hanya membatasi bagi partai koalisi hingga dua menteri, dibantah kubu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Pokoknya mengenai kabinet, itu hak prerogatif presiden. Pada waktunya beliau akan menentukan. Waktu masih cukup panjang ada 3 bulan lagi,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng di kediaman […]
SBY Bahas Penyusunan Kabinet di Cikeas?
Hiruk pikuk masa pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden semakin redup. Presiden SBY yang biasanya punya seabrek kesibukan, hari ini hanya menghabiskan waktu di kediamannya di Cikeas. Tak ada agenda kenegaraan yang harus dijalani calon presiden incumbent yang ditetapkan sebagai pemenang pemilihan presiden 8 Juli lalu.
Kubu Mega Temukan 28 Juta Suara Tak Sah untuk SBY-Boediono
Pasangan Megawati-Prabowo Subianto menemukan terjadi kecurangan di 25 provinsi dalam proses pemilihan presiden dan wakil presiden. Akibat kecurangan tersebut sedikitnya 28 juta suara diduga mengalir ke kubu Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Wajar SBY-Boediono Tak Adukan Temuan
Sikap kubu SBY-Boediono yang tidak meneruskan temuannya mengenai adanya selisih suara di beberapa daerah ke Mahkamah Konstitusi (MK) adalah wajar, karena posisi SBY sudah menang. Menurut pengamat politik Hermawan Sulistyo, sikap kubu SBY dinilai tidak salah karena posisi SBY sudah menang sehingga tidak perlu memprotes mengenai selisih suara tersebut. Sebab, hasilnya pun tidak akan mempengaruhi […]