Survei SSS: Dukungan pada SBY-Boediono Turun

SBY - Boediono

SBY - Boediono

Meski tetap berada pada peringkat pertama, dukungan untuk pasangan capres cawapres SBY-Boediono menurun.

Demikian hasil survei Sugeng Sarjadi Syndicate (SSS) tanggal 5-9 Juni 2009. Sekitar 52,5 persen responden mengaku akan mendukung pasangan SBY-Boediono jika pilpres diadakan pada hari survei dilakukan.

Sementara itu, pasangan Megawati-Prabowo hanya memperoleh 24,4 persen dukungan dan pasangan JK-Wiranto sebesar 20,2 persen. Responden yang tidak menjawab hanya sekitar 2,9 persen.

Dibanding sebagian besar survei lainnya yang menunjukkan tingginya peringkat pasangan SBY-Boediono dengan dukungan di atas 60 persen, Direktur Eksekutif SSS Totok Sugiarto mengatakan bahwa survei SSS memang lain. Dukungan terhadap pasangan SBY-Boediono tampak menurun. “Hasil tersebut menunjukkan penurunan dukungan bagi SBY-Boediono,” tutur Totok dalam rilis survei SSS di Hotel Four Season, Sabtu (13/6).

SSS memperkirakan sejumlah faktor yang memengaruhi penurunan dukungan terhadap pasangan bernomor urut dua ini, seperti komentar berbau SARA dari Ruhut Sitompul tentang peran masyarakat Arab, komentar SBY yang menyinggung kelompok pengusaha, dan isu neoliberalisme yang menerpa Boediono.

Bila demikian halnya, diperkirakan pasangan SBY-Boediono tidak akan menang dalam satu putaran. Pasalnya, dalam tiga minggu ke depan, apa pun bisa terjadi, apalagi dengan fenomena penurunan seperti ini. Demikian diungkapkan Totok.

Incumbent memang masih di peringkat atas. Namun, selisih dukungan dengan pasangan lain makin dekat. “Kalau kecenderungannya begini, SBY-Boediono bisa mendapat di bawah 50 persen nanti dan pilpres bisa terjadi dua putaran kalau tidak ada peristiwa-peristiwa yang terlalu berpengaruh,” tandas Totok.

Berdasarkan data yang dihimpun SSS, survei Lembaga Survei Nasional (LSN) di tanggal 27 Mei 2008 menunjukkan 67,1 persen dukungan SBY-Boediono, Mega-Pro (11,8 persen) dan JK-Win (6,7 persen).

Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI Syaiful Mudjani) di tanggal 4 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (71 persen), Mega-Pro (16,4 persen) dan JK-Win (6 persen).

Hasil survei kedua LSN di tanggal 9 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (62,5 persen), Mega-Pro (14,2 persen) dan JK-Win (11,4 persen).

Hasil survei Reform Institute di tanggal 10 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (62,92 persen), Mega-Pro (16,99 persen), dan JK-Win (11,31 persen).

Yang terakhir, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA) di tanggal 12 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (63,1 persen), Mega-Pro (16,4 persen) dan JK-Win (5,9 persen).

Sumber : KOMPAS.com Caroline Damanik

7 Responses to Survei SSS: Dukungan pada SBY-Boediono Turun

  1. Rakyat Ingin Harga Diri June 14, 2009 at 3:47 am

    Sangat setuju dan sangat setuju sekali….!
    Klo dukungan terhadap SBY turun.

    Rakyat yang cerdas dan Rakyat yang punya harga diri, pasti TIDAK AKAN mendukung SBY-Budiono.

    Indonesia kaya raya, tapi kekayaan Indonesia DIGADAIKAN dengan dollar yang hanya memenuhi kantong pribadi orang2 atas. Akhirnya Rakyat Indonesia yang menderita dan merana di negeri sendiri.

    Memalukan…! SDM yang melimpah, hanya dieksport menjadi TKI dan TKW. Mereka dipaksa meninggalkan anak dan suami/istri bertahun-tahun.

    Apakah itu perlu dilanjutkan?
    TIDAK…………………!!!

    Berikan pilihan pada PRABOWO untuk memulihkan harkat dan martabat Rakyat dan Bangsa Indonesia!!!

    Indonesia negara maritim.Indonesia negara agraris. Indonesia BUKAN negara valas.
    Didik Rakyat Indonesia untuk mampu mengolahah kekayaan alamnya sendiri.
    JANGAN didik Rakyat Indonesia untuk jadi SPEKULAN/PEMIMPI.

  2. Mbah June 15, 2009 at 10:52 am

    Dalam Waktu Seminggu Dari Pengumuman Pasangan Capres Bisa Turun
    Sampai 20% Dan Bukan Tidak Mungkin Dalam Sebulan Pada Hari H Turun Sampai 50%. Dan Prediksi Yang Muncul Dalam Putaran Ke- 2 Pasangan
    MEGAWATI - PRABOWO Dan JK - WIRANTO.

  3. ebeth June 15, 2009 at 8:56 pm

    Kita lihat saja nanti ya… pasti 2 putaran. (tebakan aku yg orang awam ini) berat lo kalo sampe satu kali putaran SBY bisa menang. Meskipun bisa menang tapi gak mungkinlah kalo 1 putaran saja. Beraatttt buuuanget gitu lohhhh. Soale masing2 kandidat punya ‘pangsa pasar’ yang sama-sama kuattt lo…n punya Visi misi yang sama2 oke. sama-2 dah pengalaman di jajaran No 1 RI. Optimis boleh.. tapi kalo kelewat optimisss namanya S O M B O N G !!!!!!!!

  4. R.Kayanto June 16, 2009 at 10:14 am

    PAK BOEDIONO , COBA BERKACA DN INSTROPEKSI ,

    Gelar / Pengakuan : Sudah sejah mana sih , Rakyat Mengakui Boediono.

    Apakah Bisa Mengalahkan Pengakuan Rakyat Kepada Habiebi,
    kan Rakyat tahu Kelebihan Habiebi , Pintar / Cerdas IQ Tinggi ,Mempunyai Gelar karena Terkenal dengan Teori Habiebi , Faktor Habiebi, dan Dampak Habiebi , yang terakui di Jerman / Eropah dan Amerika .

    Pak Boedione , yang baru mempunyai Spesialisasi sebutir Debu , coba-coba ( Maaf ) terjun Bukan di bidangnya / Spesialisasi Ekonom . Contoh Bapak SBY aja Udah Gagal untuk Mengusung Rsektor Kerakyatan ( Rakyat Kecil ) , Bukti PHK Sepihak yang tidak Keberpihakan Kepada Pekerja / Buruh , tetapi Berpihak Kepada Pengusaha ,

    Rakyat memrlukan Pimpinan Amanah , Tidak Berbohong ( Cikeas ), memerlukan juga Energik , jujur Tegas .

    Mana Janji Cikeas Kepada Mantan Karyawan PT DI yang di PHK Sepihak ( udah Berjalan hampi 6 thn ), akan di selesikan dengan Hak-Hak Dana Pensiun ( DAPEN).Karyawan yang tidak di berikan kepada korban PHK dengan Todongan M15 untuk diusir dari Tempat Kerja.

  5. bella June 19, 2009 at 9:04 pm

    gw si tetep SBY.
    alasannya simpel, beliau gk cuma cerdas intelektuil tapi juga emosionil dan spirituilnya cerdas banget. gak kayak yang laen, ngakunya orang indonesia yang berideologi PANCASILA, berketuhanan yang maha esa tapi kelakuannya mirip2 anak esde yang kagak naek2. bisanya cuma jelekin orang n kerja dikit maunya digembor2in. bwt gw sedikit bukti lebih penting ketimbang wacana2 dan menjatuhkan lawan.

    catat ya!!!

    lo lo pada termasuyk yang bikin indonesia bangkrut!! bisanya cuma nyela dan berpangku tangan pengen disuapin doang, pengennya abrakadabra apa2 bisa cpt jd. reslistis dunk! sedikit keberhasilan harus disyukuri jangan kufur, yang jelek2 diperbaiki, getttoooooooo………O’Onnnnnnnnnnnn!!

  6. Mbah June 20, 2009 at 9:51 am

    Badan Pengawasan Keuangan ( BPK ) Menyatakan Disclamer Sebesar 30Trilyun
    Aggaran Pengeluaran Dana Negara Pada Periode Pemerintahan Ini.
    Selamat Semoga Pemerintahan Yang Berbudi Ini Dapat Menjelaskan/Menutupin.
    TING… Satu Lagi BOROK terlihat pada Pemerintahan Yang Notabene BebasKKN.

  7. R.Kayanto June 20, 2009 at 10:37 pm

    ADA ISU…………………………!!! DAN AJAKAN KEPADA BOEDIONO DARI SI…..TIFUL ………..PRESIDENNYA YANG LEBIH DARI PRESIDEN PENGAKUANNYA ?????.

    ISUNYA ……….ADA ………..AJAKAN…………….. U………M…………..R…….O…..H .

    ADA KEPENTINGAN APA SIH…………………… ???, KATANYA : BOEDIONO SUPAYA BISA DITERIMA AMA UMA…………T MUSLIM !!!!!!!!!!!!.

    BENTUK KAMPANYE APA , LAGIIIIIIIIIIIIII………………!!!.

    BIASANYA KALAU MAU MEMBANTU, SODAKOH DAN AJAKAN UMROH , BIASANYA , SI……….KAYA…………. MEMBANTU YANG MISKIN, YATIM PIATU ATAU KEPADA YANG BENAR-BENAR MEMERLUKAN.

    WAH……………WAH…………… UDAH POLA PIKIR YANG STRES DAN KALANG KABUT.
    TERUS JIKA JADI PEMIMPIN , RAKYAT YANG MISKIN , PENGANGGURAN , YATIM PIATU TIDAK USAH DI BANTU , LEBIH SENANG KEPADA ORANG YANG BERGELAR , YANG KAYA , KAUM BORJUIIIIIIIISSSS !

    HEBAT ………….. !!!!! JIKA KAUM CENDIKIAWAN MUSLIM BERPOLA MENCERDIKAN , KEPENTINGAN PRIBADI ATAU GOLONGAN .

    INILAH TANDA-TANDA PIMPINAN YANG KEBLINGER.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone