LRI: Elektabilitas SBY-Boediono 33,02 Persen, Bukan 71 Persen

Lembaga Riset Informasi
Lembaga Riset Indonesia (LRI) sangat yakin Pemilu Presiden mendatang akan berlangsung dua putaran.
“Saya jamin hal itu,” kata Presiden Direktur LRI Johan Silalahi saat jumpa pers Survei Nasional Polling Presiden di Jakarta, Minggu (7/6).
Lebih lanjut ia mengatakan heran dengan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang mengatakan elektabilitas SBY-Boediono mencapai 71 persen. “Saya geleng-geleng mendengarnya,” ungkapnya.
Karena, ia memberi alasan, pada Pilpres 2004 saja SBY bersama JK hanya mendapat perolehan 60,1 persen. Apa yang dikatakannya di atas dibuktikan melalui hasil survei LRI. Berdasarkan riset mereka, didapat elektabilitas SBY-Boediono saat ini 33,02 persen. Sedangkan JK-Win 29,29 persen dan Mega-Pro 20,09 persen. “Dari hasil ini, sangat sulit diprediksi karena masih ada 17,56 persen belum menentukan pilihan,” kata Johan.
Sumber : indonesiamemilih
Lembaga survei yang marak dan lagi naik daun, sejak pilkada dan pileg “sepertinya” memberikan warna baru dalam ranah politik di indonesia. Sekaligus menjadi tontonan yang menarik pada layar kaca, ketika orang-orang terbaik dari masing-masing lembaga survei, tampil memplokamirkan bahwa metode mereka yang terbaik dari yang baik. Saling adu argumen, dan secara halus maupun frontal menjatuhkan yang lain. Tak ubah seperti capres dan cawapres yang saling menjatuhkan.
Lembaga-lembaga survei dalam dialog-dialog akan selalu menyampaikan dirinya adalah : Yang terbaik, Independen, dan lain lain. Pembenaran itu adalah sah-sah saja. Namanya juga orang mencari makan dari menjual jasa intelektualnya. Belum tentu klien yang di dampingi adalah kilen yg secara hati nurani mereka, di akui kemumpuniannya dan pantas sebagai yang terbaik oleh mereka juga.
Kalau ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat, tidak ada salahnya jelaskan saja point (indikator) penilaian, jadi masyarakat juga bisa menilai : benar tidaknya indikator yang di tentukan. Teori boleh berkata apa saja, namun dinamika masyarakat dan sosial ekologikalnya, apakah sesuai dengan teori itu.
Akhir kata: Ya…. selamat menguji intelektualitas anda dalam bursa capres dan cawapres yang menjadi klien anda.
Yang pasti siapapun yang nantinya terpilih, entah satu putaran atau dua putaran, semua capres dan cawapres adalah produk masa lalu, yg belum pernah secara terbuka memaparkan evaluasi masa kekuasaannya “sebelum dan sesudah”. Yang tahu hanya DPR yang tidak juga mensosialisasikan hasilnya ke masyarakat. Sehingga gagal dan berhasilnya adalah cuma penilaian partai dan bukan masyarakat.
lembaga2 survei ada juga mamfaatnya, dari hasil survei kita juga sudah bisa membaca kekauatan2 para kubu capres/ cawapres tapi hal ini bukan berarti hasil mutlak yang akan terjadi di Pemilu karna toh bisa saja berubah..
Tidak semuakan masyarakat ikut dalam survei2 yang diakan…makanya yang dapat poling teringgi jangan sombong dulu yah….segala sesuatu masih bisa berubah…tapi selebihnya sapa pun yang terpilih yah itulah Pemimpin hasil demokrasi rakyat tapi ingat yang tanpan kecurangan ya…..
Ada2 saja lembaga survey kok dibayar, kalau dibayar televisi memang harusnya begitu..tapi ada isu dibayar capres tertentu..Sekarang isu2 pembodohan seperti ini lagi marak ya teman2..hanya orang2 yg tidak bijaksana yang menyikapi lenbaga survey seperti itu..saya percaya independensi lembaga survey di indonesia,toh itu bukan hasil final kan???
Waspadalah terhadap isu2 politik kotor..percaya pada pilihan kalian,saya yakin sudah ada pilihan yang akan kalian pilih seberapa kencang hembusan isu2 tersebut..BRAVO FOR INDONESIAN DEMOCRACY..
Apapun Hasil Survei Dari Berbagai Lembaga Survei
Pada Akhirnya Rakyat Yang Menetukan.
Tegakan Kedaulatan Rakyat Indonesia.
Jagan Bohongi Rakyat Dgn Slogan Kosong.
Satu kali putaran pasti, ngak ada duanya SBY pasti emnang satu putaran
Amiiiin…!! insya Allah mudah2an Allah memberi kepercayaan lagi sama pak SBY yang edukatif banget bwt jd seorang pemimpin.
Ayo kita tebak berapa persen perolehan suara pilpres dari masing2 capres, menurut gw SBY: 54,..% JK: 26,..% MEGA: 19,..%.
Ini Bukan Tebakan Tapi Prediksi Pada Putaran Kedua Yang Masuk:
Pasangan Mega-Pro & JK-Win Selanjutnya Yang Jadi Pemenang
Wongcilik Pasti Bisa Tebak Dech…..OK.