Capres SBY Diduga Melanggar, KPU Menghindar

Susilo Bambang Yudhoyono
Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak berwenang menegur calon presiden (Capres) yang melakukan kampanye dengan cara menyampaikan visi misi melalui media massa.
“Saya tidak tahu mengenai adanya penayangan visi-misi capres SBY di salah satu stasiun TV yang durasinya sekitar 15 menit. Jika hal itu benar, KPU tidak bisa berbuat apa-apa karena masalah tegur-menegur wewenangnya Bawaslu,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Jakarta, Minggu (31/5).
Menurut dia, pihak yang berhak menilai adalah Bawaslu dan jika Bawaslu menilai penayangan itu sebagai pelanggaran maka Bawaslu akan mengirim surat ke KPU, katanya.
“Itu yang bisa menilai Bawaslu. Kalau Bawaslu menilai itu pelanggaran, dia akan surati KPU. Biarkan itu Bawaslu yang menilai,” katan Hafiz kepada wartawan di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol.
Menurut Hafiz, kalau informasi tentang SBY ditayangkan selama 15 menit di acara Trans TV yang isinya memaparkan visi-misinya itu benar, yang salah itu stasiun TV-nya.
“Medianya yang tidak boleh semestinya. Tetapi KPU tidak punya wewenang. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang punya wewenang, bukan kita kalau soal media,” katanya.
Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto meminta KPU dan Bawaslu menegur salah satu stasiun televisi karena telah menayangkan rekaman pidato pengarahan SBY-Boediono selama lebih dari 15 menit padahal sekarang belum masanya kampanye.
“Kami dari Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto meminta kiranya KPU bisa menegur/meminta penjelasan kepada TRANS7 yang selama lebih 15 menit menayangkan rekaman pidato visi/pengarahan SBY-Boediono di depan koalisinya di Kemayoran. Jangan diam saja,” ujar Jubir Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto Yuddy Chrisnandi.
“Bukankah belum saatnya kampanye? Ini termasuk kategori pelanggaran,” kata anggota Komisi I DPR ini.
Sumber : kompas.com
lagi, lagi, KPU mau lepas tangan ya…….”takut” ya…
belum apa-apa dah melanggar. gimana nantinya ………….ya…….
santun aja kampanyenya, gak usah takut keduluan ya…? atau takut ga kebagian ……apa…ya?
Yah…biasalah…namanya juga presiden…apa aja boleh….mana ada yg berani nolak euyyyy……
itu mah bukan kampanye lg,…sejenis breaking news lah., ( suka2 stasiun tv nya donk mo nyiar in apa, sirik aja kau )….nga sekalian dilarang aja acara konsolidasi/ kumpul2 tsb..??kalo ada pemaksaan kpd stasiun tv dari pihak partai tsb, untuk meliput acara / siaran tsb, itu baru namanya kampanye. makanya si jk jgn kampanye di depan anak klas 3 sd donkk…masa anak kecil ditanya klas brapa si jk bilang nomor partai nya.sama ….? padahal kyk nya si jk lg tugas negara sbg wpres / PEMBANTU presiden, bukan tugas sbg ketum partai
Belum terpilih resmi aja udah curang.. gmna kalo dah terpilih,,,, istilahnya,,, stasiun tv kan cari uang,, ya nayangin apa yang bisa ngasilin uang,,, yang salah ya yang minta nayangin,,, tolong ditindak…. bahaya
Hm…. yg pada mau kampanye, berita sekecil apapun pasti diburu, jangankan berita, baru isu aja terkadang sudah dibesar2kan. Kalo emang yang dilakuin sby itu salah, ya… bawaslu kan bisa menilai, jangan lihat siapa yang melakukan donk, tapi lihat apa yang dilakukan. Kalo bawaslu memang professional, maka ga perlu segan untuk menegur yang salah, toh itu memang sudah tugas mereka. Kalo masalah stasiun tv, wah… kayanya perlu diperjelas tuh, saya setuju sama pendapatnya d2. perlu diperjelas sama pihak stasiun tv nya.
Biar nanti stlh pensiun jadi KPU diajakin jadi pengurus demokrat sprti Mr. Anas Urbaningrum, masalahnya mukanya tidak layak jual… (maaf)
Hai d2, ketemu lagi, masih hidup toh? wah kirain dah kembali ke alam baka buat belajar mana yang benar dan mana yg salah. aturan kampanye di TV itu gak boleh sampai 15 menit cing. tapi yah emang sih kalo calon diktator kayak gitu. semau gue aja. toh ketua KPU takut sama SBY.
Lanjutkan, semoga setelah pemilu nanti kita ketemu dengan Suharto jilid dua.
Dan semoga SBY jadi presiden lagi supaya anda bisa terbuka matanya bahwa memang dia tdk pantas untuk jadi presiden. Krn hak-hak rakyat untuk beropini akan mulai diberangus… siap-siap saja.
betul kata boediono..”kami bisa lebih cepat”..dalam hal berbuat curang…ha..ha..ha..ha.. hidupJK WIN
Kalo dah begini ya… bakal kelihatan yang mengHARUSkan menang n siapa yang bakal protes kalo kalah pilpres 2009…..KPU oh…KPU….