PKB Kediri Dukung Khofifah Gugat KPU Jawa Timur
TEMPO.CO, Kediri - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kota Kediri Abdul Muid Sohib belum memutuskan untuk memberikan dukungan kepada calon Gubernur Jawa Timur lain setelah pasangan Khofifah Indar Parawansa - Herman Sumawiredja dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum. Namun dia telah didekati pasangan Soekarwo - Syaifullah Yusuf (KarSa) yang berharap mendapat limpahan suara.
Gus Muid-panggilan Abdul Muid Sohib-mengatakan keputusan KPU yang menggugurkan Khofifah itu belum final. KPU mencoret Khofifah terkait dualisme dukungan Partai Kedaulatan dan Partai Nahdlatul Ummah Indonesia yang memberikan dukungan kepada kedua pasangan, baik KarSa maupun Khofifah-Herman.
Keputusan itu masih bisa dibatalkan melalui jalur hukum yang tengah ditempuh PKB. “Kami melihat masih ada peluang untuk maju dengan menggugat KPU ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara),” kata Gus Muid kepada Tempo, Senin 15 Juli 2013.
Jajaran PKB Kota Kediri akan setia menunggu proses hukum tersebut dan tak akan membicarakan alternatif calon lainnya. Sikap ini sesuai dengan instruksi Dewan Pengurus Wilayah PKB Jawa Timur.
Gus Muid mengatakan, situasi ini juga akan membuka peluang bagi KarSa untuk melakukan pendekatan terhadap kader PKB di Jawa Timur. Apalagi sejak Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar belum memberikan rekomendasi kepada Khofifah, Syaifullah Yusuf sudah aktif bergerak ke kantong-kantong PKB dan pesantren.
Gus Muid menambahkan, Syaifullah Yusuf sudah mendekati dirinya untuk membicarakan dukungan tersebut. Hal ini dilatarbelakangi kedekatan hubungan KarSa dengan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang diasuh oleh Gus Muid.
Jauh hari sebelumnya, kiai sepuh Lirboyo Idris Marzuki secara terbuka menyatakan akan mendukung KarSa dalam pemilihan gubernur mendatang. “Tapi sampai saat ini kami belum membicarakan soal itu, masih fokus pada memperjuangkan Khofifah,” katanya.
HARI TRI WASONO
SUMBER : http://www.tempo.co//