Birokrasi karut marut, PKB sebut Pemilu 2014 momentum perubahan
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar menyayangkan potensi sumber daya alam (SDA) dan jumlah penduduk yang begitu besar, tidak dimanfaatkan maksimal pemerintah. Menurut dia, diperlukan perubahan menyeluruh dari semua aspek kehidupan, agar cita-cita menjadi negara besar dapat tercapai di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, dia mengimbau agar Pemilu 2014 jadi momentum perubahan bangsa.
Marwan mengatakan, Indonesia telah melampaui masa transisi sejak reformasi tahun 1998. Reformasi Indonesia, tercatat sebagai satu-satunya negara yang telah berhasil melakukan reformasi secara damai.
“Pada masa tersebut, seluruh komponen bangsa telah sepakat untuk menyongsong era Indonesia baru, yakni Indonesia yang lebih adil, makmur dan bermartabat,” kata Marwan saat dihubungi, Kamis (25/7).
Marwan menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita itu, diperlukan perubahan secara menyeluruh dari berbagai aspek. Karena perubahan, sangat mungkin terjadi manakala para stakeholder (pemangku kepentingan) dan seluruh komponen bangsa menumbuhkan kembali moralitas dan kesadaran kolektif akan cita-cita bersama, dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Harus terus menerus ditanamkan, agar bangsa ini tidak mudah goyah pemahaman dan pendirian mereka akibat pengaruh adanya berbagai paham yang berkembang dewasa,” jelas dia.
Di samping itu, lanjut Anggota Komisi V DPR RI ini, seluruh komponen bangsa perlu merevitalisasi kemampuan yang dimiliki guna mewujudkan cita-cita bersama. Bagi Marwan, potensi bangsa yang demikian besar tersebut akan mudah diperdaya oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, saat bangsa ini tidak segera mampu membangun kembali kemampuan mereka.
“Potensi kita ini luar biasa untuk menjadi bangsa besar dan maju, tinggal kita sinergikan lagi sudah pasti bisa,” tegasnya.
Marwan menggambarkan berbagai fenomena negara-negara di Kawasan Timur Tengah dan Afrika yang hancur, lebih disebabkan oleh lemahnya konsolidasi internal bangsa-bangsa tersebut, sehingga mudah diadu-domba oleh pihak lain. Oleh karenanya, lanjut Marwan, tahun politik merupakan momentum penting bagi bangsa ini untuk melakukan konsolidasi nasional.
“Momentum konsolidasi ini mutlak diperlukan dan diupayakan secara terus-menerus, sehingga bangsa ini semakin solid dan diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain,” tandasnya.