Alasan PBNU Dukung dan Ajak Warga Nadhliyyin Menangkan PKB
Saved under PKB
Tags: Nadhliyyin, PBNU
Jakarta - Dukungan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Sirajd akan kemenangan PKB sangat beralasan. Berikut beberapa alasan mengapa Ketua PBNU mendukung dan mengajak warga nadhliyyin membesarkan dan memenangan PKB di pemilu 2014 mendatang.
1. Ketua PBNU mendukung PKB karena Ikhlas tak mengharapkan iming materi, apalagi jabatan.
“Saya dukung penuh PKB sama sekali tidak didasari kepentingan personal/iming-iming materi. Jadi anggota DPR bukan bakat saya. Kalo ada parpol lain yang mempersoalkan netralitas saya, ya harus maklum. Saya hanya ingin bantu PKB menang, tidak ingin apa-apa lagi”, tutur Kiai Said dalam acara TOT Dik Kapan PKB, di Gedung Graha Gus Dur, Jl Raden Saleh No 9, Jakarta Pusat, Senin (4/2/2013) malam.
2. PKB adalah satu-satunya partai yang dilahirkan dideklarasikan oleh NU dan memperjuangkan warga nahdliyyin .
“Karena PKB itu ya NU. AD/ART sama, wong yang merumuskan itu ya saya, Rozy Munir (almarhum), dan lain-lain. Apa yang dikatakan NU itu kata PKB. Apa yang dikatakan PKB itu kata NU ,” ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj dalam diskusi bertema Menegakkan Supremasi Sipil dan Kedaulatan NKRI dalam RUU Keamanan Nasional yang diselenggarakan FPKB di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/10/2012).
3. Kiai Said merupakan salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa, dirinya merupakan salah satu anggota Tim Lima yang dibentuk atas keputusan rapat harian Syuriah & Tanfidziyah PBNU pada tanggal 3 Juni 1998.
“Kalau ada yang minta saya netral, jujur saja gimana saya mau netral, lha wong PKB saya yang bikin.” kata Kiai Said dalam acara TOT Dik Kapan PKB, di Gedung Graha Gus Dur Jl Raden Saleh No 9, Jakarta Pusat, Senin (4/2/2013) malam..
4. PKB meski dilahirkan oleh NU namun azasnya tidak seperti partai Islam lainnya. PKB memegang teguh nasionalisme, pluralisme dan berkomitment menjaga keutuhan NKRI.
“PKB merupakan satu-satunya partai yang terlahir dari rahim NU, tidak seperti partai berazaskan Islam lainnya” acara TOT Dik Kapan PKB, di Gedung Graha Gus Dur Jl Raden Saleh No 9, Jakarta Pusat, Senin (4/2/2013) malam.
5. Dukungan NU kepada PKB juga didasari keputusan muktamar NU yang belum dicabut.
“Keputusan Muktamar NU di Lirboyo tahun 2000 belum berubah & belum dicabut, PBNU tetap dukung PKB. PKB itu kepanjangan NU di bidang politik. Menghadapi Pemilu 2014 mendatang, dengan semangat kembali ke pesantren, PKB akan bangkit dan mampu mendapat dukungan penuh dari basis massa NU.” Kata kiai Said usai menghadiri acara DPC PKB Lumajang, 2011.
6. PKB sebagai satu-satunya saluran politik kaum nadhliyyin.
“Kanal politik Nahdlatul Ulama (NU) adalah PKB. NU & PKB harus bersatu, karena PKB adalah milik warga Nahdliyin. Jika bukan warga Nahdliyin, lantas siapa yang kemudian akan menjadi pendukung setia partai yang didirikan oleh para ulama tersebut?. Tak hanya itu, karena PKB adalah merupakan alat perjuangan warga Nahdliyin untuk memperjuangkan ajaran ahlus sunnah wal jamaah di Negeri ini. ” Kata Kiai Said dalam sambutan pada acara pelantikan DPC PKB Kab. Pasuruan, di Ponpes Is’adul Ummah di Desa Susukan, Kecamatan Pohjentrek, Pasuruan, April 2011.
7. PKB satu-satunya partai yang kinerja di parlemen bersinergi dengan PBNU. Laporan tahunan yang disampaikan FPKB DPR RI kepada PBNU adalah sebagai bukti nyata kerja keras PKB untuk warga nahdliyyin.
“PBNU menyambut baik laporan tertulis Fraksi PKB. Kegiatan ini sangat penting agar PBNU bisa mengetahui isi dapur PKB. PBNU menaruh kepercayaan kepada perjuangan PKB. PBNU titip kepada PKB agar mengritisi beberapa RUU dan isu krusial.PKB perlu mengkritisi beberapa RUU yang dianggap memiskinkan umat.” Kata Kiai Said saat Sambutan ketika menerima rombongan Fraksi PKB DPR RI di PBNU, Jakarta, September 2012.
8. Dukungan NU kepada PKB tidak melanggar khittah NU.
“Tidak benar jika ada yang menilai bahwa pernyataan saya yang mengajak warga NU ikut PKB itu melanggar khittah NU. Saya mengajak warga nahdliyin membesar- kan PKB, Jika warga NU ikut aktif di PKB maka insyaallah partai yang ahlus sunnah wal jamaah ini akan mendapatkan suara 10 persen lebih.” Kata Kiai Said saat Sambutan pada acara silaturahmi Alim Ulama Jawa Tengah, di PWNU Jawa Tengah, 25 Maret 2012.
9. Kemenangan PKB untuk menjawab tantangan kaum nadhliyyin ditengah perubahan zaman dan pudarnya identitas bangsa.
” Mari kita terbuka. Jauhkan ego masing-masing. Lepaskan kepentingan yang sangat primordial. Mari kita bagikan kepentingan bersama untuk PKB. Jamaah ahlussunah wal jamaah itu bersifat nonpolitik. Tapi tak bisa hidup tanpa kekuatan politik. Kelangsungan ahlussunah wal jamaah tidak bisa berdiri sendiri tanpa politik. NU sudah punya alat politik sendiri. Partainya apa saudara-saudara sudah pada tahu. Dan pengurusnya kader-kader NU, ya PKB. ”
WAH setuju bgt,lo PKB besar NU akan jaya,dan indonesia akan sentaosa.
Nahdatul ulama adalah suatu organisasi Islam yg dibuat oleh para ulama yg Allamah, Fugaha dan sangat mengerti Islam terutama ummat Islam Indonesia dng karakteristiknya. Semoga dasar- dasar yg telah dibangun oleh para pendiri NU, tetap akan dijadikan pedoman oleh para penerusnya sdbagai pembawa amanat ummat.
Organisasi yang meninggalkan politik, mereka akan menjadi organisasi pinggiran yang tidak memiliki kekuatan pengambilan keputusan , mereka hanya bisa menekan tapi yang meng - golkan tetap mereka yang berperan, mari kita perjuangkan PKB sebagai wadah aspirasi warga Nahdlotul Ulama , kita sudah pengalaman makan ampas karena menyerahkan aspirasi politik kepada lainnya, aspirasi hanya di dengar dan ditampung tetapi tidak pernah dilaksanakan, itulah orang pinggiran …………., dikuyo - kuyo , soro …………. banget cak , ning !!
,ojo dibaleni maneh pengalaman masa lalu , bersatulah warga NU, hidup PKB , hidup NU , hidup ahli sunnah wal jama’ah ….., hidup NKRI ………..