PDIP Kerahkan Ribuan Kader Antisipasi “Money Politic”
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ponorogo mulai melakukan manuver politik dengan mengerahkan ribuan kadernya untuk membantu mengantisipasi praktik politik uang menjelang pilkada pada 4 Juli mendatang.
Gerakan yang terorganisasi tersebut diberi nama Satuan Tugas (Satgas) Wiropati dan dideklarasikan di kantor DPC PDIP Ponorogo, Minggu.
“Gerakan ini kami lakukan murni untuk mengantisipasi praktik jual-beli suara, baik menjelang maupun saat pilkada berlangsung,” kata Wakil Sekjen DPP PDIP Hasto Kristanto.
Menurut dia, pembentukan Satgas Wiropati tidak bertujuan politis. Namun murni menjadi gerakan yang dimotori warga PDIP bersama elemen masyarakat lain untuk bersama-sama mengamankan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ponorogo, mulai dari saat kampanye, masa tenang, hingga menjelang pencoblosan.
Meskipun diklaim sebagai gerakan arus bawah, Hasto menambahkan PDIP sepenuhnya memfasilitasi pola pengamanan pilkada secara swadaya tersebut.
Para kader atau relawan yang tergabung dalam Satgas Wiropati akan mendapatkan panduan khusus, termasuk mengenai penyusunan jaringan koordinasi mulai dari tingkat RT, lingkungan, desa, kecamatan, hingga kabupaten.
“Setiap desa di Kabupaten Ponorogo yang berjumlah 305 desa ini masing-masing akan diterjunkan 10 orang Satgas Wiropati sehingga jumlah keseluruhan adalah 3.050 anggota,” katanya.
Hasto menggarisbawahi, meski ribuan satgas tersebut diberi tanggungjawab mengawasi daerah masing-masing, pihaknya berjanji tidak akan melakukan tindakan main hakim sendiri.
Jika menemukan orang atau kelompok orang yang kedapatan melakukan praktik politik uang, Satgas Wiropati akan segera berkoordinasi dengan aparat terkait, terutama pihak panwaslu, kepolisian, maupun KPU.
“Tujuan utama adalah membantu masyarakat dalam menciptakan demokrasi yang jujur, adil, bersih, dan berpihak kepada rakyat,” katanya.*
Sumber : antarajatim.com