Panitia Ancam Undur Pemilihan Wali Kota Samarinda

Pemilu Kada

Pemilu Kada

Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda mengeluhkan sejumlah persoalan dana dan mengancam akan memundurkan pemilihan wali kota yang mestinya digelar pada 2 Agustus mendatang

Ketua Komisi, Syarifuddin Tangalongi, Minggu (11/4), mengatakan pihaknya sudah mengusulkan anggaran Rp 23,54 miliar untuk pemilihan daerah itu. Sampai saat ini pemerintah kota baru memberi Rp 4 miliar “panjar” biaya pemilihan wali kota itu.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, biaya pemilihan wali kota adalah Rp 15 miliar. Tapi angka ini tidak cukup sehingga kemudian pemerintah kota akan menambah. “Kesannya kan Pemkot menyuruh kami memaksimalkan dana Rp15 miliar ini, kalau memang begitu maaf itu tidak cukup,” katanya.

Masalah lain adalah belum ada Daftar Penggunaan Anggaran (DPA). “Kalau DPA tak ada kan rawan terjadi masalah hukum, jangan kegiatan yang kami lakukan nanti menyimpang dari DPA, ini bisa jadi masalah hukum,” katanya.

Selain belum ada kejelasan besaran dana yang disetujui, Syarifuddin menyatakan masalah lain adalah DPA dan Surat Keputusan Walikota Samarinda soal besaran honor dan lembur penyelenggara. “Ini semua belum jelas,” ungkapnya.

Syarifuddin mengultimatum agar masalah ini kelar pada akhir pekan ini. Jka tidak, katanya, “Kami terpaksa merumuskan rescheduling.”

Sumber : FIRMAN HIDAYAT.TEMPO Interaktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone