Mau Bertarung dalam Pilkada, Maria Eva Tunggu Restu Kiai

Maria Eva
Penyanyi dangdut Maria Eva yang juga pernah terlibat skandal syur dengan seorang anggota DPR, Yahya Zaini, saat ini tengah menunggu restu kiai untuk maju sebagai calon wakil Bupati Sidoarjo. Sebab, ia mengaku selama ini dirinya mendapat bimbingan dan menuntut ilmu agama kepada sejumlah kiai berpengaruh di Sidoarjo. “Saya akan maju jika direstui guru spiritual saya,” katanya dihubungi Tempo, Jumat (16/4).
Ia yakin jika guru spriritualnya merestui dirinya, pencalonannya sebagai calon wakil bupati bakal mendapat berkah dan kemudahan.
Restu kiai ini bagi Eva menjadi kunci terakhir. Sebab, saat ini suami dan keluarga besarnya sudah mendukung penuh dirinya berkiprah dipanggung politik. Selain itu, berbagai dukungan juga mengalir dari teman semasa sekolah dan tetangganya di jalan Komisaris Besar M. Duryat 15 A Sidoarjo. “Banyak yang meminta saya terus maju dalam pencalonan,” katanya.
Dukungan, kata dia, juga datang dari sejumlah fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar yang dekat dengan dirinya. Mereka memberikan dukungan moral dalam mempersiapkan diri menjadi calon Wakil Bupati Sidoarjo.
Ia bercerita, awal pencalonannya ini sebenarnya bermula dari pinangan Imam Sugiri calon Bupati dari Partai Amanat Nasional. Meski belakangan rencana tersebut gagal.
Karena pinangan Sugiri gagal, lalu ia mengaku menjalin komunikasi dengan Muhammad Sholeh seorang advokat yang gagal maju menjadi calon perorangan dari jalur independen.
Muhammad Sholeh mengakui dirinya intensif menjalin kemunikasi dengan Maria Eva. Namun sejauh ini belum ada keputusan final akan menggandeng Maria sebagai calon Wakil Bupati Sidoarjo. Sejauh ini, ia masih menunggu respons publik serta tokoh masyarakat setempat. “Ibarat meminang gadis, menunggu persetujuan keluarga dulu,” katanya.
Menurutnya artis dan popularitas tak menjamin tingkat keterpilihannya tinggi. Terbukti, sejumlah artis gagal dalam sejumlah pemilihan kepala daerah. Sholeh berharap pencalonannya dengan Maria Eva didasarkan pada keputusan yang benar untuk pemerintahan Sidoarjo mendatang.
Sumber : EKO WIDIANTO.TEMPO Interaktif
di atas sana panggung politik ramai anak bangsa berlomba-lomba untuk memperjuangkan untuk kehidupan yang layak bagi sesama manusianya, semua dari latar belakang dan masa lalu yg berbeda-beda sah-sah saja mencalonkan dirinya asal bisa menjalankan amanah sesama manusianya dgn lurus, ya ALLAH bukakan pintu hati kemuliaan bagi seluruh umat manusia khususnya bangsa indonesia tercinta, jgn biarkan ibu pertiwi tercinta berlinang air mata. amien