Golput Pilkada Gresik 29,6 Persen

Angka pemilih golput (golongan putih) atau tidak memilih dalam Pilkada Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada 26 Mei tercatat 257.604 atau sekitar 29,6 persen dari 868.783 pemilih.

“Jumlah itu lebih baik dibandingkan dengan pemilihan umum legislatif (pileg) dan Pilpres 2009, sebab golput saat itu mencapai kisaran 36 persen hingga 40 persen,” kata anggota KPU Gresik, Abdul Basid, Kamis.

Menurut dia, hal itu mungkin faktor keinginan tahu pemilih dalam pemilihan bupati (pilbup), sebab pilbup itu berhubungan langsung dengan pemilih yang berbeda dengan pileg atau pilpres.

“Namun, partisipasi masyarakat perkotaan dengan urban dan pedesaan berbeda. Masyarakat perkotaan yang meliputi Gresik, Kebomas, dan Manyar cukup rendah dengan tingkat partisipasi hanya sekitar 50-60 persen. Mungkin faktor pendatang yang lebih mementingkan bekerja,” katanya.

Misalnya, di TPS 5 Desa Randu Agung, Kecamatan Kebomas dengan DPT (daftar pemilih tetap) berjumlah 452 pemilih, ternyata suara yang tidak sah mencapai 11 suara dan yang tidak hadir ada 129 pemilih.

Hal yang sama juga terjadi di TPS III Kelurahan Gending Kebomas yang DPT-nya mencapai 590 orang, namun dari jumlah tersebut yang tidak sah suaranya ada sembilan orang dan yang tidak menghadiri undangan KPPS ada 210 orang.

Berbeda dengan yang di pinggiran atau pedesaan, karena tingkat partisipasinya cukup tinggi antara 70-75 persen di hampir semua TPS.

“Mungkin karena faktor prestise dari para calon hingga para pemilih lebih aktif datang ke TPS,” katanya.

Sumber : antarajatim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone