PPP Akhirnya Berkoalisi dengan Partai Demokrat

Partai Persatuan Pembangunan

Partai Persatuan Pembangunan

Setelah bermanuver Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya memutuskan berkoalisi dengan Partai Demokrat. “Kita ada kesepakatan untuk membangun komunikasi ke arah koalisi,” kata Ketua Tim Lima PPP Suharso Monoarfa usai pertemuan dengan Tim Sembilan Partai Demokrat di Hotel Nikko Jakarta, Selasa (5/5).

Dalam pertemuan, tim dari kedua partai telah berkomunikasi bukan hanya koalisi untuk Pemilihan Presiden tapi juga koalisi di parlemen. “Untuk sebuah pemerintahan yang kuat kan harus ada koalisi permanen, setidaknya di parlemen,” kata Suharso. Ke depan kedua partai akan lakukan pembicaraan yang lebih teknis dan detail untuk mewujudkannya.

Suharso menegaskan bahwa pertemuan ini adalah pertemuan formal. Dia datang dengan membawa mandat partai, “Kami formal, saya adalah untusan partai yang resmi,” ujar dia.

Pertemuan ini, lanjut dia, juga merupakan kali pertama PPP datang ke Partai Demokrat. “Setelah ini kami akan menyampaikan hasil pertemuan pada ketua (Surya Dharma Ali),” ujar Suharso.

Menurut anggota tim yang lain, Roma Hormuziy, untuk kontrak politik ke depan, kedua partai akan mengajukan draf masing-masing. “Setelah bangun kesepakatan ini memang harus ada kontrak politik yang akan disepakati. Kontrak politik yang kami punya dan mereka punya ini harus disinergiskan,” ujar dia.

Mengenai apa motivasi koalisi, setelah PPP bermanuver ke sana-ke mari, Roma menjawab diplomatis. “Platform kami sama, dalam pemerintahan sekarang kami juga telah berkoalisi,” ujarnya.

Sumber : TITIS SETIANINGTYAS| NININ PRIMA DAMAYANTI tempointeraktif

4 Responses to PPP Akhirnya Berkoalisi dengan Partai Demokrat

  1. tsubowo May 6, 2009 at 12:48 pm

    Bagus pak, ppp main aman saja, drpd ikut-ikutan koalisi besar tp kopong yg nggak jelas nasibnya sendiri, biarkan mrk2 jd preman parlementer, rakyat yg akan menghukumnya nanti di pileg 2014 !.

  2. bunga_septia May 6, 2009 at 2:34 pm

    Ass. Halo Mas Bowo?Akhire ya mas, PPP ke demokrat juga. Ya lebih pas PPP ke Demokrat saja, lebih cocok. Kader2nya bisa membawa program2nya untuk rakyat bila SBY menang. Kan bisa sebagian kadernya duduk di kabinet nanti mas.Cocok?

  3. bunga mawar May 14, 2009 at 10:35 am

    ini partai yang paling tidak bverpendirian sejak dulu, katanya partai Islam, lambangnya kakbah, tapi tidak ada yang dapat dijadikan panutan, atau dikenang dari partai ini. Kalau Islam jalanya lurus. ingat saja ichdinassiratalmutaqin, kalau tidak janganlah bawa2 Islam, malu pada Allah.

  4. Ita May 14, 2009 at 4:45 pm

    Islam agama mulia, sedangkan politik lebih banyak berkiblat ke liberalisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone