Golkar Pastikan Berkoalisi dengan Demokrat

Partai Golongan Karya

Partai Golongan Karya

Partai Golkar memastikan akan berkoalisi dengan Partai Demokrat. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Firman Soebagyo, kepastian itu diputuskan dalam rapat konsultasi pimpinan partai pada Kamis lalu.

Artinya, kemungkinan berkoalisi dengan PDI Perjuangan tertutup,” kata Firman saat dihubungi, Sabtu (18/4).

Kendati demikian, kata Firman, Golkar belum menawarkan syarat-syarat koalisi. “Itu nanti belakangan,” ujarnya. Tapi, dia mengakui sudah ada perundingan dengan Demokrat soal koalisi.

Firman membantah bila Golkar sudah mengerucutkan satu nama calon wakil presiden untuk ditawarkan sebagai pasangan Susilo Bambang Yudhoyono. Kendati sejumlah dewan pimpinan daerah ada yang menyatakan dukungan ke salah satu nama, kata dia, “Itu bukan keputusan politik partai.”

Dia juga menilai dukungan daerah ke salah satu nama sebagai kewajaran. “Dalam politik kan itu biasa,” ujarnya.

Kepastian siapa yang bakal maju mendampingi Yudhoyono, kata Firman, akan diputuskan pada rapat pimpinan khusus Partai pada 23 April mendatang.

Sumber : ANTON SEPTIAN Tempointeraktif

2 Responses to Golkar Pastikan Berkoalisi dengan Demokrat

  1. bunga septia April 20, 2009 at 9:28 am

    Ass. Alhmd kalo Golkar berkoalisi dengan Demokrat. Golkar sudah teruji mumpuni untuk menjalankan roda pemerintahan, demokrat memiliki figur dan negarawan yang bisa menjalankan roda pemerintahan, jadi kaya panci sama tutupnya. Tinggal bagaimana memperkokoh oalisi jangan sampai saling serang seperti yang sekarang ini.Buat komitmen yang jelas danterarah mengenai koalisi.Apalagi didukung parati2 berbasis agama seperti PKS,PAN,PKB,PPP,PBB,PDS dan lainnya. Jadi susunan koalisi :
    1. Nasionalis ( Demokrat,Golkar, PKPB,Pelopor,dll)
    2. Agamis(PPP,PBB,PDS,PKS,PAN,PKB,dll)
    Insya Allah dengan semangat Nasionalisme dilandasi dengan Keagamaan yang tinggi , bangsa ini akan keluar dari krisis yang berkepanjangan. Allahuma , Amin.

  2. Gareks, toronto 89. April 20, 2009 at 5:28 pm

    Golkar, sebaiknya melakukan intropeksi diri. sudah cukup kita membentuk karakter dan watak warga Indonesia. tetapi hasilnya…………
    untuk itu lebih baik menjadi oposisi karena dialam demokrasi ini, oposisi bukanlah hal negatif tetapi sebagai alat kontrol pemerintah dalam menjalan pemeriontah.
    Sukses Golkar dalam mengubah paradidmanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone