Wajib ID Khusus Liput Pelantikan Presiden

SBY-Boediono
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, Selasa besok berlangsung di bawah pengamanan ketat. Untuk meliput, jurnalis harus memiliki tanda pengenal khusus.
Pelantikan diagendakan besok pukul 10.00, Senin 19 Oktober 2009, dalam rapat paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat. Hari ini pengamanan gedung MPR/DPR mulai diperketat. Ribuan personel polisi sudah tampak memenuhi areal gedung yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Senayan, itu.
“Pengamanan terdiri dari satuan Polri dan TNI berjumlah dua ribu personel untuk di dalam area kompleks parlemen dan delapan belas ribu di luar,”ujar Sekretaris Jenderal MPR, Rahimullah, di gedung MPR, Senayan, Jakarta, Senin 19 Oktober 2009.
Dia berharap pelibatan personel pengamanan dalam jumlah besar itu untuk memberikan keamanan baik di dalam gedung maupun rasa aman bagi masyarakat. “Kami tidak mau acara puncak prosesi Pemilu yakni pelantikan presiden terganggu,” ujarnya.
Selama acara berlangsung, pengunjung dibatasi. Hanya yang memiliki kartu pengenal khusus saja yang boleh masuk. “Mulai pukul 06.00-13.00, atau setelah acara selesai,” kata Kepala Kepolisian Resort Jakarta Pusat Komisaris Besar Ike Edwin.
Menurut Edwin, jumlah personel yang disediakan memadai, berasal dari Mabes, Polda, Serta Polres di Jakarta. Pihaknya juga mengerahkan panser, water canon, serta pasukan gegana dan jihandak. “Tadi Kapolri juga sudah sidak,” katanya.
Sejumlah tokoh penting dipastikan menghadiri pelantikan itu. Sekretariat MPR mengundang para mantan Ketua MPR, mantan presiden, dan tamu negara lainnya. “Anggaran pelantikan presiden 341 juta rupiah,” ujarnya.
Sumber : Vivanews
Senin, 19 Oktober 2009, 16:52 WIB
Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila