Prabowo Pilih Jadi Oposisi ketimbang Calon Wakil Presiden

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

Anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya, Haryanto Taslam, mengatakan Partai Gerindra dan Ketua Dewan Pembina, Prabowo Subianto, sudah mempersiapkan untuk menjadi oposisi setelah lobi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kandas menempatkan Prabowo sebagai calon presiden yang akan diusung.

Kami siap jadi oposisi, daripada jadi cawapres (calon wakil presiden). Itu kan tidak terhormat, hanya menjadi ban serep,” ujar Haryanto saat dihubungi, Kamis (7/5).

Dia mengakui peluang Prabowo sangat kecil untuk bisa menjadi calon presiden yang akan diusung koalisi PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra. Rapat pleno PDI Perjuangan memutuskan calon presiden yang akan diusung tetap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sesuai dengan hasil kongres PDIP di Bali pada 2005.

“Partai Gerindra tidak masalah dengan keputusan itu, tapi justru mereka (PDIP) yang akan rugi. Karena hanya Prabowo yang bisa menjadi pesaing kuat SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” ujar Haryanto.

Hal itu, kata dia, Prabowo merupakan antitesis dari kepemimpinan Yudhoyono, “Baik ideologi maupun karakter,” kata dia. Apalagi, dia mengklaim tingkat keterpilihan Prabowo cukup tinggi.

“4,5 persen itu kan partai. Kalau figur, mungkin akan lebih besar,” ujar Haryanto. Namun, jika tidak ada peluang dari PDIP, kata dia, Gerindra tidak akan ngotot.

Sumber : EKO ARI WIBOWO tempointeraktif

16 Responses to Prabowo Pilih Jadi Oposisi ketimbang Calon Wakil Presiden

  1. d2 May 8, 2009 at 3:53 am

    tenang aja pak…ntar si pdip jadi oposisi jg koq. sekarang latihan main yo2 n nari poco2 aja bwt nanti kalo lg rapat kamu2 orang yg oposisi bisa mahir m trampil main yo2 n nari poco2….kalo dah sama2 jadi oposisi kasih nama aja koalisi yo2 keren abizzz lho pak,..nga ada matinya deh

  2. rooze May 8, 2009 at 10:46 am

    walah..masa cawapres ga terhormat tu gmn sie??? jgn sombong pak, inget ntar klo “jatuh” br krasa sktnya.. mending tetep rendah hati, ga ush maksa, klo sombong2 gt rakyat ga simpatik loh.. rakyat skr ud cerdas, ud bs menilai mn yg berjuang sungguh2 untuk rakyat, mn yg berjuang untuk pribadi atau partai dgn mengatas namakan rakyat, ya emg bnr sie atas nama rakyat, tp rakyat partai mrk, keluarga mrk…

  3. Ridwan May 9, 2009 at 11:28 am

    Prabowo pesaing kuat SBY hanya dalam hal adu Jotos kali yee. Tapi tidak dalam PilPres. Prabowo tidak ada apa-apaannya dibanding SBY yang telah sukses menjadi PRESIDEN RI. Kecuali. “Disaat menjelang Pilpres, Prabowo melakukan serangan Fajar dengan MENCULIK CALON CALON PRESIDEN” yang akan berkompetisi, karna kita tau jika Prabowo sangat ahli dalam Ilmu Penculikan seperti kasus 1997 dan 1998 agar Mertuanya tetap jadi Presiden DIKTATOR ydan Prabowo hanya butuh 1,5 tahun kedepan untuk jadi JENDERAL Penculik disaat itu.
    Kita mengetahui tingginya ilmu Penculikan Prabowo, sangking tingginya ilmu Penculikan Prabowo rela meninggalkan Negara RI untuk ngungsi ke Timur Tengah dari pada berbagi ilmu dengan Pengadilan HAM di Indonesia.

  4. Rahmat May 11, 2009 at 7:24 am

    setuju, itu namanya konsisten
    tapi itu tidak tindakan politik

  5. tsubowo May 11, 2009 at 7:42 pm

    Otak teroris memang demikian, selalu menganggap dirinya paling benar, paling bisa, paling hebat, paling tahu, paling …..segala-galanya, dan mengabaikan kemampuan orang lain. Padahal pilpres ada aturan mainnya, dimana partai yg besar memimpin dan partai yg cilik jadi anak pion saja. Etika politik mengatakan demikian lho, ….dunia jgn dibalik-balik donk!.

  6. simanungkalit May 12, 2009 at 7:19 am

    paling besar paling merendah, paling mengecilkan orang lain, paling ngomongnya sopan, palingtajam sindirannya dan paling sok alim, inikan juga penyakit paling-paling. yang penting ada dasarnya, apa mau menang sendiri atau paling menghormati eeeee kepleset

  7. arif hertanto, alias roh bumi May 12, 2009 at 12:14 pm

    anda memang harus demikian. aku roh bumi.

  8. brilian May 13, 2009 at 10:36 pm

    prabowo………prabowo!!!!! mimpi kali yee, ntar taun 2034 nyalonin lagi….saingan sama anak saya !!! he…he…he..

  9. orang tua May 14, 2009 at 10:11 am

    sebagai orang tua saya sudah pernah sarankan agar Pak Prabowo, ikut dulu dengan komanadan, ini kanwajar, pilih jabatan untuk 2014, semua juga begitu, tidak ada yang ujuk-ujuk jadi Capres, Ini kalau memang puny a ambisi untuk rakyat, pan ada contoh yang ngotot, walaupun puynya banteng sekalipun juga merangkak dan itupun belum berhasil.
    Sangat baik deh, Garindra dukung dulu JK-Wiranto suatu organisasi yang sudah berakar, bahwasanya mereka tidak selamanya sujses itupun kehendak yang di Atas, ikutiiiiin deeeh oooomooong orang tuaaaa

  10. d2 May 18, 2009 at 2:31 am

    “Kami siap jadi oposisi, daripada jadi cawapres (calon wakil presiden). Itu kan tidak terhormat, hanya menjadi ban serep,” ujar Haryanto saat dihubungi, Kamis (7/5)….bla..bla . ahhh… sekarang tgl 17/05 makan tuh bacot nya cuman GERTAK CABE,.OMONG GEDE, ke-pe-pet ni yeeee….. dah kursus poco2 n main yo2 lom ?

  11. IkiCumanWongcilik May 20, 2009 at 2:37 am

    hehehe…..dagelan !.

  12. Satochid Sosrodiredjo May 20, 2009 at 3:01 pm

    NAH LLU KENA SEKARANG JADI CALON WAKIL PRESIDEN. KAYAK GINI MAU NYALONKAN JADI WAPRES LAGI . KETAHUAN ASAL-ASALAN KEPINGIN JADI PEMIMPIN YANG PLIN PLAN.

  13. bunga_septia May 20, 2009 at 4:32 pm

    Lho pak Bowo kok mau jadi ban serep?Wah kelihatannya kalo jadi nanti mau nggembosi ban depan ( Bu Mega ) biar ban serepnya dipakai?Bu Mega hati2 ya, orang sekaliber dan selihai Pak Harto saja tidak mau makai prabowo, ibu jangan terjebak gelimang hartanya ya.Bukan hanya pDIP, semua partai juga waspada kepada penjilat2 dan pengrusak dari partai. sudah 3 partai besar yang kena efek orang2 yang penjilat : PAN, Golkar,PPP, PKB. Skali lagi, ban depan harus ekstra hati2 kalo perlu cari bahan ban yang anti gembos.

  14. brilian May 20, 2009 at 10:31 pm

    mendingan jadi petani pak!!! bisa tidur di saung, sambil menghayal kapaaan saya dipilih jadi presiden?????

  15. imam hasbi sidiq May 21, 2009 at 3:37 pm

    bpk sby mudah2 bisa menjadi prsiden yg mengatur masalah di indonesia yg sangat banyak.TKS

  16. Syamsu Alhadi May 24, 2009 at 9:19 pm

    He..he..he.. di bidang ekonomi, Indonesia katanya salah urus selama 40 tahun. Berarti Bapaknya yang begawan ekonomi dan sering menjabat menteri pada zamannya Bung Karno dan Pak Harto juga salah urus, donk!
    Yang begawan ekonomi aja bisa salah urus, bagaimana kalau diurus orang selevel Prabowo, ya? Salah …..apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone