PBR Umumkan Sembilan Calon Presiden

Partai Bintang Reformasi
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Bintang Reformasi (DPP PBR) Bursah Zarnubi di Jakarta, Jumat mengumumkan sembilan nama calon presiden hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-7.
Kesembilan nama itu adalah Agung Laksono (Ketua DPR), Akbar Tandjung (mantan Ketua DPR), Dedi Mizwar (sutradara dan aktor), Hariman Siregar (mantan aktivis mahasiswa), Khofifah Indar ParawansaRizal Ramli (mantan Menneg Pemberdayaan Perempuan), (mantan Menko Perekonomian), Sri Sultan Hamengku Buwono X (Gubernur DI Yogyakarta), Sutanto (mantan Kapolri), KH Zainuddin MZ (pendiri PBR).
“Masyarakat dapat menilai untuk memberi masukan. Kami akan sosialisasikan nama mereka,” katanya.
Kesembilan nama itu, katanya, merupakan pengimbang kekuatan dari tiga nama calon presiden lain yang populer seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, dan Megawati Soekarnoputri.
Bursah mengatakan dalam waktu dekat akan bersilaturahmi dengan kesembilan nama itu untuk minta kesediaan mereka.
Ia mengakui setelah Pemilu Legislatif 9 April 2009 mungkin pencalonan presiden dari PBR bisa berubah sesuai dinamika politik apalagi bila PBR mendapat suara yang signifikan dari rakyat pemilih.
“Pada waktunya kelak kami hanya akan mencalonkan satu nama,” katanya.
Bursah tidak bersedia dicalonkan sebagai presiden meskipun peserta Rapimnas ke-7 PBR di Jakarta, Kamis (26/2) menyebut namanya.
“Saya menarik diri. Saya mengukur kemampuan diri dan berbagai dimensi perkembangan serta situasi lain,” katanya.
Mengenai nama calon wapres, Bursah mengatakan PBR belum mengumumkan meskipun peserta Rapimnas memberikan masukan sejumlah nama seperti Menkeu Sri Mulyani, pakar Fisika Yohannes Surya, Gubernur DKI Fauzi Bowo, pengamat politik Maswadi Rauf, Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, dan Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih. (*)
tokoh presiden di indonesia masih harus berbau angkatan karena dinegri ini masih banyak konflik-konflik yang belum terselesaikan