PBB ingin gaet Puan, PDIP tawarkan Yusril jadi kader
Partai Bulan Bintang (PBB) mewacanakan duet antara Ketua Majelis Syuro Yusril Ihza Mahendra dengan Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani . Menanggapi hal itu, PDIP mengatakan sah saja jika ada orang yang memasangkan Puan dengan siapapun.
“Yah enggak apa-apa yang ingin menggaet dan mencari pasangan, asumsi kita lihat bunyi UU apakah tetap atau berubah dengan 20 persen kursi dan suara, yah kita menghitung hasil perolehan partai,” jelas politikus PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/7).
Namun yang jelas, lanjut Ganjar, hingga saat ini PDIP tak ingin mencalonkan wakil presiden, melainkan presiden. Sehingga dia beranggapan, bahwa lebih baik apabila Yusril yang bergabung ke PDIP.
“Kalau Anda (wartawan) jadi pemenang pemilu mau nggak jadi nomor dua. Atau barang kali lebih menarik kalau Pak Yusril masuk ke PDI Perjuangan,” imbuhnya.
Ganjar menambahkan, koalisi dengan PBB atau siapa pun masih sangat bisa terjadi. Sebab, koalisi masih bisa dibicarakan. Yang terpenting, tegas dia, partai yang hendak berkoalisi harus ideologis.
“Memungkinkan saja berkoalisi tetapi tentu banyak yang harus dibicarakan dahulu, seperti yang bersifat ideologis atau 4 pilar lah kata Pak Taufiq Kiemas,” tutur dia.
Seperti diketahui, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban sempat mewacanakan partainya untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan pada pemilihan presiden 2014. Dia menyebut alternatif pasangan Yusril Ihza Mahendra dengan politisi PDI Perjuangan, Puan Maharani .
“Ingat sejarah Cina, mata uang Yuan yang bisa melawan dolar AS. Yuan itu Yusril dan Puan. Jadi tak apalah kalau PBB koalisi dengan PDI-P,” kata Kaban saat sambutan Milad PBB ke-15, di Jakarta, Rabu (17/7).