Orasi Prabowo: Jangan Terpancing

Prabowo Subianto
Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak gugatan yang diajukan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan pasangan Jusuf Kalla dan Wiranto dalam sidang pembacaan putusan, Rabu 12 Agustus 2009.
Putusan tersebut membuat kubu Megawati-Prabowo kecewa. Para pendukung berkumpul di depan kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta.
Tak hanya Megawati yang keluar dan menenangkan massa, Prabowo juga menemui para pendukungnya dan berorasi. “Saya ucapkan terimaksih atas dukungan saudara selama ini, saya tegaskan apapun perasaan kita, sekarang kita harus menghormati sistem hukum di negara kita,” kata Prabowo, Rabu malam.
Ditambahkan Prabowo, pihaknya akan mempelajari langkah-langkah yang bisa diambil selanjutnya.
Prabowo meminta para pendukungnya tak emosional dan tenang. “Yang pasti apapun sikap kita, harus tetap dalam koridor hukum. Jangan terpancing emopsi dan jangan terpancing pihak-pihak yang ingin mengadu domba, kita tetap berjuang untuk keadilan,” tambah dia.
Menanggapi pernyataan Prabowo, para pendukungnya meneriakan permintaan agar Mega-Pro tetap jadi oposisi. “Oposisi! Kita tolak koalisi dengan SBY,” teriak massa.
Mendengar pernyataan para pendukungnya, Prabowo tak menjawab. “Kita akan berjuang sebaik-baiknya untuk republik kita,” kata Prabowo.
Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto turun ke jalan untuk menemui pendukung yang berduyun-duyun mendatangi kediaman Mega.
Massa yang datang ke rumah Megawati itu sebelumnya berunjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi. Siang tadi, mereka menuntut hakim konstitusi mengabulkan gugatan Megawati-Prabowo untuk menyelenggarakan pemilihan presiden ulang.
Pendukung Megawati langsung duduk di jalan raya dan trotoar membentuk lingkaran begitu Megawati tiba di sana. Di tengah-tengah massa, Megawati mengapresiasi dukungan yang diberikan kepadanya.
Sumber : Vivanews
Rabu, 12 Agustus 2009, 19:49 WIB
Elin Yunita Kristanti, Anggi Kusumadewi