Mengapa JK-Win Tak Kampanye di Satu Tempat

JK - WIN
Pasangan ini, tidak ingin merepotkan pendukung dan simpatisan.
Juru bicara kandidat presiden dan wakil presiden, Jusuf Kalla dan Wiranto, Jogi Suhandoyo, mengatakan kampanye terakhir pasangan ini sengaja tidak dipusatkan di satu lokasi di Ibukota Jakarta. Tujuannya, agar kegiatan politik kandidat pemimpin Indonesia itu tidak merepotkan masyarakat.
“Kami memang tidak gunakan Gelora Bung Karno seperti calon presiden lainnya karena setelah kami analisa, efektifitasnya kurang,” kata Suhandoyo, Kamis 2 Juli 2009.
Suhandoyo menjelaskan pada kampanye putaran terakhir pasangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto di Gelora Bung Karno mengakibatkan lumpuhnya lalu lintas Ibukota Jakarta.
Selain itu, kata Suhandoyo, ketatnya keamanan selama berlangsung kampanye di stadion terbesar di Indonesia, mengakibatkan pendukung dan simpatisan kesulitan masuk ke lapangan. Padahal, kata Suhandoyo, masyarakat sudah berkorban fisik dan mental untuk mencapai lokasi itu.
Berdasarkan pertimbangan itulah, kata Suhandoyo, lokasi kampanye terakhir duet JK-Wiranto hari ini dipecah-pecah. JK fokus kampanye di Jakarta Timur. Sedangkan Wiranto di lima tempat, di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Cengkareng.
Dikatakan, pertimbangan lainnya ialah untuk menunjukkan kecintaan JK-Wiranto kepada masyarakat. Pasangan ini, kata Suhandoyo, tidak ingin merepotkan pendukung dan simpatisan, justru sebaliknya mereka berinisiatif mendekati mereka.
“Bukan masyarakat yang capek-capek ketemu pemimpinnya, tapi pemimpin harus mau capek untuk mereka,” katanya.
Pasangan JK-Wiranto merupakan perpaduan tokoh sipil dan militer. Salah satu visi misi kepemimpinan mereka ialah mewujudkan Indonesia yang dihormati dan disegani oleh bangsa - bangsa lain dalam bidang ekonomi dan politik. Selama kampanye duet ini mengusung motto ‘Lebih Cepat Lebih Baik.’
SUmber : Siswanto • VIVAnews