Kalla Akui Tak Populer Jadi Calon Presiden

Muhammad Jusuf Kalla

Muhammad Jusuf Kalla

“Sangat realistis Golkar bergabung dengan Demokrat,” kata Kalla.

Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla mengakui partainya tak memiliki tokoh sentral yang cukup populer untuk diusung sebagai calon presiden. Bahkan ia pun tak cukup percaya diri bersaing dengan sejumlah capres dari partai lain.

“Kita (Golkar) tidak punya tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi,” kata Ketua DPP I Partai Golkar Fadel Muhammad mengutip pernyataan Kalla di hadapan pengurus DPD I, Kamis 16 April 2009. “Saya (Kalla) juga merasakan elektabilitas saya rendah.”

Dengan alasan itulah, Kalla meyakinkan partainya untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat. “Maka sangat realistis bergabung Partai Demokrat,” ujar Fadel melanjutkan omongan Kalla.

Hasil penghitungan cepat pemilu legislatif membuat Partai Golkar mengubah stragegi politiknya. Partai beringin itu tak lagi percaya diri mengajukan kadernya sebagai calon presiden. Golkar hanya mendapat sekitar 14 persen suara jauh di bawah Demokrat yang mendapat sekitar 20 persen.

Sumber : VIVAnews

7 Responses to Kalla Akui Tak Populer Jadi Calon Presiden

  1. Steven Rumambay April 16, 2009 at 11:35 pm

    Jangan berkecilhati pak JK, yang penting pak JK punya jiwa besar…
    pemilu sekarang ini tidak ubahnya pemilihan indonesian idol, belum tentu pemenangnya adalah orang terbaik, yang penting bikin image bagus, tebarkan pesona sampai ke pelosok2 yangbisa terjangkau siaran TV , cerita yang super melodramatik, pasti pak JK sukses (coba ikutisaran saya)…tapii…
    biar kalah yang penting kalah terhormat pak JK..

  2. bunga septia April 17, 2009 at 9:28 am

    Ass. Pak saya memberi saran walaupun saya bukan simpatisan Golkar tapi sangat mengormati partai Golkar yang sudah banyak jasa2 nya buat bangsa dan negara.Apa yang terjadi di Golkar selama ini adalah ambisi tiap personel kader Golkar untuk meraih jabatan strategis baik di pemerintahan maupun di lembaga legislatif sehingga melupakan partainya dan rela berkhianat untuk mencapai tujuan dan ambisi pribadinya.Hal ini terjadi di pemilu 2004 terutama di Pilpres, waktu itu golkar mengajukancapres Pak Wiranto dan Salahudin Wahid yang seharusnya Golkar harus 100% mendukung Pak Wiranto kalah ataupun menang.TApi apa kenyaatannya justru Golkar membuat pilihan tandingan dengan menempatkan bapak mendampingi SBY.Akhirnya terpecah lah suara Golkar dan ironisnya Cpresnya pun kalah justru yang menang Bapak dan partai pemenang pemilu hanya menempatkan wapres saja.Hal tsb menurut saya yang menjadi pemicu ketegangan dan keretakan di Golkar karena salah satu kader terbaiknya merasa sakit hati dikhianati dan akhirnya resmi keluar dai golkar mendirikan partai sendiri ( HANURA ).Maka pada pemilu kai ini kader2 yang pro pal Wiranto akhirnya berlabuh di partai lain karena Golkar bukan lagi tempt bernaung yang nyaman karena bukan kepentingan partai yang diusung tapi kepentingan individu kadernya yangdiutamakan.Maka dari itu pak JK, saya juga urun rembug karena saya hormat sam Golkar dengan saran2 sbb :
    1. Undang seluruh kader Golkar di seluruh wilayah Nusantara untuk mendengarkan pertanggungjawaban bapak sbg ketua Umum mengapa golkar bisa terpuruk di pemilu 2009.
    2. Satukan visi dan misi setiap di Golkar
    3. Perkuat golkar dengan regenerasi dan kaderisasi
    4. Satukan langkah Golkar dengan satu keputusan bulat yang diterima seluruh kader,apapun resikonya. Bagi yang melanggar komitmen apalagi bnerkhianat silakan dipecat dari Golkar.
    5.Golkar jangan hanya fokus untuk jadi Presiden saja, tapi lebih fokus ke kesolidan partai dan bisa mnyumbangkan kadernya yang terbaik untuk mengabdi kepada rakyat dengan hasil yang terbaik pula.
    6. sadarlah Golkar, sekarang buka jamannya Superman tapi jamannya Superteam.Bila setiap kader Golkar benar2 mengabdi kepada rakyat terus menerusbukan hanya dekat pemilu saja, siapapun yang nanti dicalonkan oleh Golkar pasti mendapat simpati dari rakyat untuk memimpin bangsa ini.
    Mohon maaf bila banyak kritikan2 saya yang menyinggung, yang saya lakukan ini karena saya hormat kepada Golkar yang telah banyak jasanya kepada bangsa dan negara dan agar Golkar jangan sampai runtuh karena kerakusan kader2nya seperti yang pernah dialami partai lain.

  3. satochid April 18, 2009 at 8:54 am

    Salut kepada Pak Kalla, semoga anda menjadi panutan di Partai Golkar, Sekarang jadilah pemimpin yang mengutamakan rakyat dan bangsa Indonesia, salam hormat saya.

  4. halim April 29, 2009 at 3:07 pm

    salam hormat buat pa yusuf kalla,

    saya yakin bapak bisa menyelesaikan persoalan yang dibebankan oleh partai…apapun itu hasilnya, keyakinan ini didasarkan karena bapak sampai hari ini sudah teruji punya integritas dan kemampuan mengambil keputusan yang lebih baik, jelas terlihat bahwa banyak persoalan bangsa yang terselesaikan yang telah diamahkan ke bapak diantaranya persoalan poso, aceh, dlll….saya yakin walaupun akhirnya sukses atau tidak bapak sudah menunjukkan sikap seoran pemimpin dan negarawan …..dan pengalaman ini dijadikan catatan tersendiri untuk menilai siapa lawan dan kawan di baik di internal partai maupun diluar partai…..sukses buat bapak

    salam hormat

    halim…(putra arrupalakka)

  5. mika April 29, 2009 at 3:19 pm

    salam sukses buat bapak

    maju terus……bapak pasti bisa, bapak punya dukungan yang lebih baik……..anda diharapkan mewakili indonesia bagian timur untuk memimpin negeri ini, sy mendukung anda

    mika

  6. IkiCumanWongcilik May 19, 2009 at 4:33 pm

    kamus bahasa Indonesia:
    TAK POPULER = tak dikenal, suara sedikit, …. tersingkir.

  7. kiemas May 22, 2009 at 3:11 am

    ….. maju kalla, mundur kalla juga !.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone