Istrinya Difitnah, Boediono Serahkan ke Tuhan

Boediono

Boediono

Calon wakil presiden Boediono akhirnya angkat bicara terhadap kampanye hitam yang dialamatkan ke istrinya. Istri Boediono, Herawati, disebutkan beragama Katolik dalam sebuah pamflet yang disebarkan pada saat kampanye Kalla - Wiranto di Medan, Sumatera Utara.

“Saya serahkan kepada tuhan, semoga yang melakukan fitnah diberi ampun,” katanya saat bersilaturahmi dengan wartawan usai makan malam dalam rangkaian kampanyenya di Ende, Flores, Jumat (26/06).

Mantan gubernur Bank Indonesia pun merasa tak perlu untuk melakukan klarifikasi. “Tidak usah, mengalir saja. Saya jujur kepada diri saya sendiri dan pada Tuhan saja, ” katanya kalem.

Boediono pun mengaku istrinya tidak terpengaruh oleh isu tersebut. Hubungan keduanya, kata dia, juga tidak renggang. “Malah sekarang semakin mesra,” katanya berseloroh.

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu oleh tim kampanye SBY-Boediono. Juru Bicara Kampanye SBY-Boediono, Rizal Mallarangeng menilai isu SARA tidak sepatutnya dibawa dalam kampanye.

Ia pun meminta tim kampanye Kalla-Wiranto dan Kalla sendiri menjelaskan duduk persoalan itu dan meminta maaf secara terbuka kepada Herawati dan publik.

Sumber : GUNANTO E S tempointeraktif

10 Responses to Istrinya Difitnah, Boediono Serahkan ke Tuhan

  1. Sri Rahayu June 27, 2009 at 4:05 am

    Ada pepatah yang mengatakan ” Orang Pendek Banyak Akal ” ……..

  2. Eg Gigo June 27, 2009 at 3:34 pm

    Jangan diserahin ke Tuhan pak, kasian Tuhan juga banyak kerjaan…

    Serahin aja ke Polisi. saya juga mau tau sapa tuch orangnya.

  3. Amin June 27, 2009 at 11:34 pm

    Karena Transparansi di Indonesia hanya sebatas omongan.. makanya jadi begini.
    Saat terjadi isu merasa saling difitnah… dikarenakan “yang katakan merasa dibohongi dan yang dikatakan merasa difitnah” …
    Baiknya “Katakan Apa adanya” lebih lengkap lebih baik (penjelasannya), agar semua jadi jelas dan tidak ada lagi saling tuding apalagi fitnah.
    Sehingga kehidupan antar umat jg jadi tentram… “Enak lho Hidup Tentram” ….
    Hadist Nabi ; “Katakan yang sebenarnya walaupun pahit”

  4. Satochid June 28, 2009 at 8:52 am

    Betul setuju sekali orang yang suka menfitnah adalah dibenci Tuhan dan durhaka dunia achirat. Salut untuk Pak Bud dan Ibu semoga Tuhan melindungimu. Lanjutkan satu Putaran.

  5. rakin June 28, 2009 at 5:27 pm

    Sepuluh tahun lalu Bu Mega dikatain beragama Hindu, yang ngomong si A partainya Anu. Lima tahun lalu Bu Christiani dikatain beragama Kristen, yang ngomong si B partai/ormasnya Binu. Kini Bu Budiono dikatain beragama Non Muslim, yang ngomong Siapa partai/ormasnya Apa.
    Si Anu, si Binu dan si Apa kok sepertinya dia-dia juga dan sekarang mendukung/ koalisi dia. Jangan gitu ah nggak baik cara itu. Apa kurang pendukung. Bilang aja sama Prabu Salyo Pati yang punya Aji Canda Bhirawa, pasti diciptakan prajurit /manusia jadian satu bahkan bisa 40 juta. Lumayan buat manfaatin DPT fiktif. Astina itu milik trahnya Pandawa, apalagi Nuswantara ya sudah tentu haknya keturunan Pandu…. Prabu Parikesit lah jelasnya bersama Bibi Kubthi Talibrata. Prabu Duryudana ( DUR YU DO NO ) tolong serahkan saja baik-baik Astina kepada Parikesit, dari pada harus pakai Perang Bharatayuda Jayabinangun, kasihan kawula kecil akan menjadi korban ke angkaramurkaan mu. Sudahlah ikhlaskan negeri ini kepada yang berhak, jangan nggegegi hak orang. Kasihan rakyat kecil selalu menjadi korban.

  6. haekal June 28, 2009 at 5:55 pm

    Kowe melu sapa kang
    Aku melu kowe
    Kowe milih sapa kang
    Aku milih kuwi
    Pemimpin rakyat kang sejati
    Nora nana liya ya kejaba …………………

  7. adri June 28, 2009 at 9:59 pm

    Udah jelas kan, mana yang sering dizalimi?? bener juga ya kok si dua kubu itu gak saling serang?? esbeyeee terus yang dizalimi… 1 lawan 2.. mdh2an karma terjadi..

  8. jordan pradana June 30, 2009 at 10:30 am

    Pak Boediono….saya sangat setuju dengan sikap Bapak…atas fitnah yang menimpa Ibu……itu sebagai bukti bahwa Bapak adalah calon pemimpin sejati yang bijak, cermat dan tepat menanggapi semua permasalahan.

    Masalah keyakinan adalah masalah hak azasi manusia…..dan jangan dikait-kaitkan keyakinan dengan berpolitik…..tapi berpolitiklah menurut ajaran agama yang diyakini……………………………………………………………………………………………………….
    Hanya Tuhanlah yang berhak mengutuk umat manusia yang suka memfitnah, mendendam, mendhzolimin umat lainnya……………………………………………………….

    Penduduk Indonesia sangat heterogen baik kulturnya, agamanya…dan diIndonesia ada 5 Agama yang diakui dan disyahkan sesuai dengan Pancasila serta UUD 1945, Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha………dan taruhlah misalnya emang istrinya Bp. Boediono adalah beragama Katolik (sejatinya Ibu Boediono beragama Islam) kan haknya beliau apa hubungannya dengan politik..
    terlalu rendah dan naifnya masalah agama dibuat menjatuhkan lawan……………

    “SEMUGA ALLAH SWT SELALU MELIMPAHKAN RAHMAT DAN HIDAYAHNYA KEPADA BP. BOEDIONO SEKELUARGA, DAN SEMOGA MENDAPAT IMBALAN YANG SETIMPAL BAGI ORANG DAN KELOMPOK YANG MEMFITNAHNYA”

    ALLAHUAKBAR…ALLAHUAKBAR…ALLAHUAKBAR……………………………………….
    TUHAN ALLAH SWT MEMENANGKAN/MENJADIKAN SBY-BOEDIONO PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 2009 -2014………………………………………….
    AMIN…AMIN…AMIN YAA ROBBALALLAMIN…

  9. d2 July 1, 2009 at 11:12 pm

    SI ADRI OTAKNYA KAYA GUA, PENDEK. SAMA-SAMA TERBIUS CITRA. BERPIKIR TANPA AKAL HANYA MENGANDALKAN SUKA ATAU TIDAK. OKE DRI

  10. d2 July 2, 2009 at 3:44 am

    hey adri ..si .d2 slalu pake *saya*…bukan *gw / loe.*..n nga pernah pake huruf besar ……ok bos .pokoknya kita dukung SBY-BUDIONO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone