Boediono: Prabowo Hanya Tawarkan Impian

Boediono
Pemerintah harus memilih kebijakan yang konkret dan realistis.
Calon wakil presiden Boediono menilai usulan yang disampaikan cawapres Prabowo hanya sebagai impian semata.
“Prabowo tawarkan impian bahwa uang ratusan triliun datang dalam waktu 1-2 tahun,” ujar Boediono di acara debat calon wakil presiden yang disiarkan langsung oleh TVOne di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2009.
Menurut Boediono, pemerintah harus memilih kebijakan yang konkret dan realistis. Pemerintah juga menaikkan kemampuan membiayai anggaran dari dalam negeri, serta membatasi pengeluaran.
Program untuk menuju pembangunan milenium membutuhkan anggaran yang besar hingga 2 - 3 kali lipat dari anggaran yang ada sekarang.
Dalam kesempatan debat tersebut, Prabowo terus menekankan soal kekayaan Indonesia yang keluar dari Indonesia. Akibatnya, Indonesia tidak bisa membiayai berbagai program untuk tujuan pembangunan milenium.
Sumber : Heri Susanto • VIVAnews
Bukan krn tdk optimis jika mengatakan bahwa Prabowo tdk realistis. Itu hanya janji dalam mimpi. Justru bagi yg memahami sikon sekarang ini, begitu kompleksnya persoalan… janji itu hanya untuk kepentingang ajang pilpres saja, yg penting menang dulu…. mengenai realisasi janji ….urusan nanti.
Yang diucapkan Prabowo bukan impian, tetapi kenyataan keadaan sekarang dimana dia berusaha merubah dan memperbaiki, soal berhasil tidaknya yang penting harus ada usaha, bukan hanya pasrah dan terus me LANJUTKAN kondisi parah sekarang ini . . . . .
Rasanya kalau melihat debat yang terdengar hanya janji-janji belaka lucu ya , padahal utang yang paling berat untuk dilunasi JANJI makanya banyak orang yang ingkat janji, karena biasanya orang kalau berjanji tujuan untuk mengambil jalan pendek karena sesuatu itu sangat sulit , agar cepat tercapai tujuannya, padahal setelah tercapai tujuannya itu baru dia AKAN MERANCANG UNTUK mengelak dari janji janji itu yang memang biasanya janji seseorang itu biasanya belum terpikirkan bisa tidaknya , yang oenting tujuan jangka pendeknya tercapai . Wahai para calon pemimpin bangsa jangan lah anda mudah berjanji ,sebab nantinya akan mudah mengingkari. Berbuatlah untuk tidak mudah berjanji, sebab akan lebih mudah malaksanakannya. utang janji mungkin didalamnya mengan dung nilai yang harus dbayar senilai ratusan triliun