Beredar Email Palsu Andi Mallarangeng

andi mallarangeng

andi mallarangeng

Di dunia maya, beredar surat elektronik (email) yang mengatasnamakan Andi Mallarangeng.

Di dunia maya, beredar surat elektronik (email) yang mengatasnamakan Koordinator Media Tim Sukses SBY-Boediono, Andi Mallarangeng. Email tersebut ditujukan pada seseorang bernama Muchlis.

Dikonfirmasi, Andi dengan tegas mengatakan email tersebut palsu. Dia mengaku mendapatkan informasi dari rekan-rekannya, bahwa ada email yang mencatut namanya beredar di milis-milis. “Saya ingin menegaskan bahwa email itu palsu, tidak benar, dan menyesatkan,” kata Andi kepada VIVAnews, Minggu 5 Juli 2009.

Ditambahkan dia, penyebaran email tersebut adalah bagian dari kampanye hitam melalui dunia maya. Menurut Andi aturan yang ada di dunia maya seharusnya berlaku juga di dunia maya. “Apa yang merupakan black campaign di dunia nyata juga merupakan black campaign di dunia maya,” kata Andi.

Andi sendiri mengaku belum tahu apa ini email tersebut. “Menurut informasi isinya macam-macam, seakan-akan saya yang kirim. Saya belum tahu apa isinya, tak tertarik,” kata dia.

Andi meminta agar masyarakat tak salah mengira email itu berasal dari dirinya. “Saya harap pengguna internet waspada dengan orang-orang yang menggunakan nama saya untuk kepentingan apapun, terutama yang bernuansa politik, begitu juga dalam berntuk SMS dan telepon,” kata dia.

Andi juga meminta mereka yang mencatut namanya, untuk menghentikan perilaku tersebut. “Karena itu tidak benar,” lanjut dia.

Email palsu itu bisa memanaskan suasana di masa tenang Pemilihan Presiden 2009.

Sebelumnya, orasi politik Andi Mallarangeng di hadapan sekitar seribu pendukung di GOR Matoangin, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 1 Juli 2009, menuai kontroversi. Sejumlah tokoh Sulawesi Selatan menganggap dia telah menyinggung perasaan orang Bugis.

Dalam orasinya, Andi menyebut meski banyak Orang Bugis yang pantas jadi pemimpin, belum saatnya. Ada waktunya masing-masing, namun sekarang yang terbaik adalah SBY-Boediono.

Namun, Andi menolak meminta maaf atas pernyataannya. Menurut dia, apa yang dikatakannya tak bermaksud mendeskreditkan Orang Bugis, melainkan mengajak masyarakat memilih dengan pertimbangan rasional.

Sumber : Elin Yunita Kristanti • VIVAnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone