Tantangan Bagi Golkar

Partai Golkar
Tantangan bagi Musyawarah Nasional Partai Golkar tahun ini ialah grand strategi untuk menghadapi Pemilu 2014 yaitu melakukan konsolidasi, membangun militansi, dan menata beringin sebagai salah satu aset bangsa.
Hal itu dikemukakan Ferry Mursyidan Baldan, fungsionaris Partai Golkar, Kamis 7 Agustus 2009.
Dia mengharapkan forum musyawarah itu menjadi momentum regenerasi pengurus partai. Sebab, pada situasi sekarang ini, kata dia, regenerasi merupakan keharusan.
Tapi, regenerasi partai harus dilakukan tanpa ada konflik antara kader partai yang lebih tua dan mereka yang muda. Ferry mengatakan Partai Golkar akan rugi besar jika terjebak pada konflik usia semacam itu.
“Karenanya keliru jika kandidat ketua umum yang sudah muncul, saling serang (negative campaign),” katanya.
Dia berharap ada kesadaran bahwa dalam upaya menegaskan posisi sebagai aset bangsa, maka melakukan negative campaign menjelang Musyawarah Nasional adalah hal yang merugikan partai secara keseluruhan.
“Pasti akan ada penilaian, jika di kalangan internalnya saja partai melakukan negative campaign, apalagi dalam Pemilu,” kata Ferry.
Dia mengatakan hal itu dapat menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memilih atau mempercayai Partai Golkar.
Ferry menekankan bahwa partai beringin yang telah kalah dalam Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden kini membutuhkan pemimpin yang mampu mengkonsolidasi potensi dan aset partai dengan membangun harmoni keberagaman.
Sumber : Vivanews
Kamis, 6 Agustus 2009, 14:40 WIB
Siswanto, Anggi Kusumadewi