Pertimbangan Koalisi PDI Perjuangan-Demokrat
Sinyal koalisi Partai Demokrat dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan semakin kencang setelah dua pimpinan partai itu bertemu informal Rabu 19 Agustus 2009 malam. Bagaimana sebenarnya hitung-hitungan koalisi partai nomor dan partai nomor tiga terbesar dalam Pemilu 2009 ini?
Peneliti senior Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyebut kedua kubu sama-sama memiliki kepentingan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Dewan Pembina Demokrat, ingin merangkul PDIP sebagai bentuk rekonsiliasi.
“SBY juga butuh justifikasi dukungan partai nasionalis untuk menetralisir mitra koalisi awal SBY yang semuanya partai Islam,” ujar Burhan dalam pesan tertulis ke VIVAnews.
Upaya SBY atau Demokrat mendekati PDIP atau dalam hal ini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas bukan yang semalam saja. Sebelum Pemilihan Presiden 2009 digelar 8 Juli lalu, SBY telah mengirim Hatta Radjasa menemui Mega dan Taufiq.
“Ini menunjukkan bahwa SBY yang lebih berkepentingan untuk koalisi dengan PDIP. Bisa juga bukti bahwa Mega sulit ditaklukkan hatinya sehingga perlu pendekatan yang lebih proaktif dan intensif dari kubu SBY,” ujar Burhan.
Sementara bagi PDIP, berkoalisi dengan Demokrat adalah cara untuk membesarkan partai. Selama lima tahun beroposisi (2004-2009), kekuatan elektoral PDIP malah turun. “Secara finansial, lima tahun terakhir PDIP mengalami kesulitan modal untuk menggerakkan mesin partai,” ujar Burhan. Dan untuk 2009-2014, berkoalisi dengan pemenang Pemilu tentu bisa mendapatkan sedikit akses kekuasaan.
Kerjasama antara Partai Demokrat dan PDI Perjuangan di pemerintahan dan parlemen memang belum diumumkan secara terbuka. Tapi, tanda-tanda kedua partai yang selama ini berbeda haluan politik itu akan bergabung, semakin menguat.
Tanda-tanda itu, di antaranya, pertemuan-pertemuan yang dilakukan suami Megawati Soekarnoputri yang juga menjabat posisi Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas, dengan petinggi-petinggi Partai Demokrat.
Kemudian dimunculkannya ke media massa soal menguatnya wacana koalisi kedua partai itu yang agaknya bertujuan untuk mendapatkan respons dari publik Indonesia.
Puncaknya adalah dua hari lalu. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bertemu Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo, dan mempublikasikan momentum perjumpaan khusus ini ke media massa.
Sumber : Vivanews
Jum’at, 21 Agustus 2009, 11:57 WIB
Siswanto, Arfi Bambani Amri