Nasihat untuk Tommy Soeharto

Niat Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) maju merebut kursi Ketua Umum Partai Golkar terus memancing beragam tanggapan elit partai beringin. Oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Agung Laksono, Tommy diminta untuk bersabar.
“Sabar sedikit, Tommy” ujar Agung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat 21Agustus 2009.
Agung berpendapat putra bungsu mendiang sesepuh Golkar, Soeharto, masih muda sehingga punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri terjun lebih dalam ke dunia politik.
Bagi Agung peluang bagi Tommy untuk meraih kursi pimpinan Golkar terbuka luas jika saja bersabar sambil meniti karir politik terlebih dulu. “Bila tidak sekarang, ya the next leader,” kata Agung.
Sebagai langkah awal untuk meniti karir politik, Tommy disarankan bergabung lebih dulu menjadi pengurus Partai Golkar periode mendatang.
Menurut Agung, proses ini penting peranannya agar Tommy makin dikenal dekat dengan semua tingkatan pengurus partai, dari pusat sampai daerah. “Kedekatan dapat memudahkan Tommy di kemudian hari,” katanya.
Tanpa ada kedekatan emosional antara calon pemimpin dengan partainya yang akan dipimpin, hal itu dinilai dapat menjadi ganjalan. Itu sebabnya, kedekatan ini penting untuk dibangun.
Agung mengingatkan menjadi ketua umum partai bukan bertujuan sekedar untuk mencari posisi saja, melainkan untuk memajukan partai dan memenangkannya dalam kompetisi di Pemilu.
Karena itulah Tommy disarankan untuk membangun diri dulu di internal Partai Golkar sebelum maju. “Kan tidak menutup kemungkinan di masa depan, Tommy sudah lebih matang,” tutur Agung.
Proses regenerasi kepemimpinan partai, kata Agung, tidak hanya berlangsung pada waktu sekarang, tapi terjadi lagi lima tahun mendatang.
Dengan demikian, menurut Agung, jalan Tommy masih terbuka lebar. “Kalau sekarang, sudah terlalu dekat dengan Munas yang akan dilangsungkan 7 Oktober nanti,” kata Agung.
Agung mengakui selama ini memang banyak tokoh yang mengincar posisi penting di partai beringin, termasuk Tommy yang kini namanya tiba-tiba muncul menjelang Munas. Agung berpandangan kemunculan Tommy setidaknya menunjukkan Sumber Daya Manusia di Partai Golkar sebenarnya masih banyak.
“Tapi untuk sekarang ini, Aburizal lebih matang dan berpengalaman,” kata Agung yang merupakan pendukung kuat Aburizal Bakrie. Aburizal adalah salah satu kandidat terkuat Ketua Umum Golkar. Dia sekarang menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.
Sumber : Vivanews
Jum’at, 21 Agustus 2009, 12:51 WIB
Siswanto, Anggi Kusumadewi