Golkar Papua Ancam Recall yang Tolak Aburizal

Petinggi Partai Golkar
DPD Partai Golkar Provinsi Papua mengingatkan kepada para petinggi DPD tingkat kabupaten dan kota bahwa partai tidak akan segan mengganti (me-recall) mereka jika tidak ikut memenangkan Aburizal Bakrie menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar.
“Kalau ada kabupaten atau kota yang melenceng dari Aburizal, maka akan kami recall,” kata John Ibo, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Senin 7 September 2009.
Jika mereka tidak ikut memuluskan langkah Aburizal di bursa pencalonan ketua beringin untuk periode 2009-2014, mereka akan dianggap tidak mendukung perjuangan partai yang sekarang ini sedang mengalami keterpurukan.
Pada Selasa 8 September 2009 malam, DPD Partai Golkar Provinsi Papua akan mengadakan pertemuan dengan semua DPD kota dan kabupaten di Hotel Sheraton, Timika.
Tujuan utama pertemuan di Timika itu ialah mengamankan suara para ketua partai tingkat kota dan kabupaten untuk diarahkan kepada Aburizal.
“Saya akan turunkan perintah agar semua kabupaten dan kota ikut apa kata DPD I,” kata John.
John mengatakan pertemuan Timika bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk prospek partai beringin ke depan.
Setelah tercapai kesepakatan Timika, kata John, Rabu paginya para petinggi beringin Papua akan terbang ke Jakarta atas undangan koordinator wilayah partai beringin, sekaligus menyatakan dukungan kepada Aburizal.
DPD Partai Golkar Provinsi Papua berkomitmen mendukung Aburizal melangkah ke bursa pencalonan ketua umum.
Ada sejumlah alasan politik mereka mendukung Aburizal. Antara lain, karena sudah sudah mengalami dua kali duduk di kabinet pemerintahan. Itu sebabnya orang Papua menilai Aburizal sudah matang di birokrasi.
Orang Papua juga yakin kelak Aburizal dapat menyatukan kekuatan beringin yang selama ini terpecah-pecah di era kepemimpinan Jusuf Kalla.
Bukan itu saja, Aburizal juga dinilai punya watak ke-Jawa-an. Watak semacam ini, kata John, akan memudahkan Aburizal diterima masyarakat Pulau Jawa yang selama ini cenderung orientasi berpikir pemimpin partai dan bangsa haruslah berasal dari Jawa.
Sumber : Vivanews
Senin, 7 September 2009, 10:52 WIB
Siswanto