Capres Rawan Konflik Kepentingan dengan Pengusaha

Umar Juoro
Para capres rawan terjebak konflik kepentingan dengan pengusaha atau perusahaan yang mendukung kampanyenya. Karena itu, komitmen para capres untuk bebas dari konflik kepentinga perlu dikemukakan dalam kampanye dan debat.
Ekonom Center for Information and Development Studies (Cides) Umar Juoro mengatakan, komitmen capres untuk terhindar dari konflik kepentingan saat terpilih perlu dilihat. “Isu ini harus dikemukakan para capres. Ini isu yang sangat penting diketahui,” kata Umar, di Jakarta, Kamis (25/6/2009).
Umar menjelaskan hal ini penting, sebab konflik kepentingan dalam pemerintahan antara penguasa dengan pengusaha potensial terjadi. Karena itu kerawanan ini harus diminimalisasi. “Sebab kalau konflik kepentingan masih ada, kinerja kita baik ekonomi maupun politik akan jatuh. Konflik kepentingan dan KKN ini masalah yang sangat krusial,” tegasnya.
Menurut Umar, dari pernyataan para capres isu ini hanya disinggung oleh pasangan SBY-Boediono. Karena itu, dia berharap capres lain harus mengemukakan komitmen serupa di publik. (ram)
Sumber : Dian Widiyanarko - Koran SI