Saldi Isra : Tidak Elok Wapres Definitif Tantang Presiden

Saldi Isra

Saldi Isra

Pengamat Hukum Tata Negara dari Universitas Andalas (Padang), Saldi Isra mengatakan, jika Jusuf Kalla (JK) maju sebagai capres, maka roda pemerintahan dan tugas konstitusinya sebagai wakil presiden dipastikan terganggu.

Rasanya tidak elok wakil presiden definitif menantang presidennya sendiri. Ke depan sistem pilpres sebagai bagian dari sistem ketatanegaraan Indonesia harus dievaluasi dan ditata-ulang,” katanya di Padang, Minggu (22/2).

Menurutnya, tidak pantas dalam satu kapal ada dua nakhoda, bahkan keduanya saling berhadapan, padahal SBY dan JK harus menyelesaikan kewajibannya bersama-sama hingga Oktober 2009.

“Kenyataan yang terjadi sekarang jangan terulang lagi karena akan merusak kalangsungan roda pemerintahan dalam menuntaskan tugas-tugas konstitusi yang tersisa hingga masa bakti berakhir,” katanya.

Meski dwi tunggal SBY dan JK berjanji akan tetap bekerja sama dan tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan, namun ia mendesak DPR dan rakyat melakukan pengawasan terhadap pemerintahan.

“Baik SBY maupun JK kini diuji kemampuan kepemimpinannya dalam menuntaskan tanggungjawab keduanya sebagai pengemban amanat rakyat hingga tujuh bulan mendatang,” kata Saldi Isra.

Kekhawatiran terjadinya kevakuman dalam pemerintahan akibat presiden dan wapresnya mencalonkan diri sebagai presiden, menurutnya, merupakan akibat tidak langsung dari dibolehkannya pejabat negara menjadi pemimpin partai.

“Mestinya pejabat setingkat presiden dan wakil presiden jangan disibukkan dengan urusan parpol. Mereka harus fokus memikirkan rakyat dan menjalankan roda pemerintahan,” katanya.

Namur Saldi mengakui bahwa sistem demokrasi di Indonesia sedang berproses menuju ke kedewasaan, sehingga tidak bisa diperbandingkan dengan sistem demokrasi di Amerika Serikat

2 Responses to Saldi Isra : Tidak Elok Wapres Definitif Tantang Presiden

  1. Satochid sosrodiredjo March 3, 2009 at 1:09 pm

    Bung Aldi, kalau begitu pastinya Mengko Polkam, menteri DN menteri LN dan Menteri Perekonomian harus mendapatkan mandatnya menjalankan pemerintahan dong. Ya etisnya sih seperti yang saudara keluhkan.

  2. Satochid Sosrodiredjo May 20, 2009 at 10:48 am

    Katanya JK menyelesaikan ekspor langsung ditanda tangani dan sorenya barang terkirim. Wah lebih baik jadi Dirjen Bea ccukai mas JK. Itu bukan urusan anda namanya merusak sitem pemerintahan. Siapapun jadi wapres mana mungkin Dirjen Bea Cukai menghalanginya. Tapi lucu ya Wapres kok mau2nya dibodohin mewakili Dirjennya?????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone