Popularitas Naik, SBY Masih Berpotensi Kalah

Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono

Naiknya popularitas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) sebanyak 61 persen, tidak berarti SBY dengan mudah memenangkan pemilu presiden 8 Juli mendatang.

Masih ada pelung SBY kalah dalam pilpres mendatang,” ungkap peneliti senior LSI Burhanudin Muhtadi saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Rabu (29/4/2009).

Dari hasil analisanya, Prabowo Subianto memiliki peluang untuk mengalahkan SBY di putaran kedua.

Pertama, Prabowo memiliki contras image dengan SBY. Dia tegas, sedangkan SBY dikenal peragu. Dia juga dikenal antikapitalis global. Sedangkan SBY pro kapitalis global.

Kedua, saat ini sedang terjadi krisis global. Menteri Keuangan Sri Mulyani dikabarkan akan meminjam uang kembali kepada negara donor. Jika hal ini terjadi, maka Prabowo akan diuntungkan dengan image dia yang antiintervensi asing, antikapitalis global.

Ketiga, jika Prabowo lolos ke putaran kedua, maka dia punya peluang besar untuk kalahkan SBY. Karena, jika lolos maka dia seperti mendapatkan durian runtuh, pasalnya seluruh elit akan merapat ke sana.

Soal poin ketiga, Burhan menampik hal ini akan sama seperti pemilu 2004. Di mana saat itu, SBY dikeroyok Koalisi Kebangsaan. “Saat itu incumbentnya adalah Mega. Sedangkan saat ini incumbentnya adalah SBY. Itu lah yang membedakan,” pungkasnya.
(uky)

Sumber : okezone

3 Responses to Popularitas Naik, SBY Masih Berpotensi Kalah

  1. bunga_septia April 30, 2009 at 10:20 am

    Ass. Nah itulah namanya kompetisi.Setiap peserta kompetisi pasti mempunyai kekuatan yang mumpuni tapi harus kita ingat pasti tetap ada kekurangan,maka seni berkompetisi adalah bagaimana mempertahankan kekuatan dan meminimalkan kekurangan. Kalo analisa saya :
    1. Ada 3 capres-cawapres yang maju ke pemilu:
    a. SBY-…….
    b. Mega - ( Prabowo/Wiranto )
    c. JK- ( Wiranto/……….)
    2. Kalo pak Bowo maju ke Capres, harus ada koalisi minimal mencapai 21% agar memenuhi 25%.Lha partai2 10 besar sudah merapat di dua kubu, dan 12 parpol tidak 2,5% sdh pasti ke demokrat. Pak Bowo mau koalisi dengan siapa biar menjadi 25 %?
    3. Kalo PAk Bowo merapat ke PDIP , 80% gak mungkin jadi Capresnya, karena PDIP sudah harga mati bu Mega capresnya.
    4. Kalaupun memaksa maju capres dengan kekuatan dananya, itu pasti akan bertentangan dengan UU yang berlaku bahwa capres harus dari parpol yang mengusungnya dan minimal 25% pileg.
    5. Prabowo antikapitalis? Bullshit. Itu kan jargon sebelum pemilu. api lihat setelah hasil pemilu muklai nampak, Prabowo merapat dengan kubu Moncong Putih yang jelas2 pro kapitalis.Dan pernyataan Pak Bowo hari kemarin di situs ini juga ( kalo gak salah ya ) : “Saya bukan anti kapitalis.” Nah sudah kelihatan belangnya kan,hanya ambisi mau duduk di kursi aja.
    6. Bila pak Bowo tdk diterima dunia internasional gara2 kasus HAM 98, pasti banyak intel asing terutama CIA yang akan mengungkit dan mengangkat kasus pak bowo ke meja mahkamah militer.

  2. Isbarial,Amd May 28, 2009 at 8:59 am

    Say No To : Neoliberisme
    Say Yes To : Ekonomi Pro Rakyat.
    Mari Maju Bersama Mega Prabowo
    Membawa Perubahan Diatas Kedaulatan Rakyat.

  3. Mbah May 30, 2009 at 10:24 am

    Kalah Menang Dalam Kompetisi Itu Biasa Dan Wajar Tapi Harus Tetap Dilakukan Dengan Cara-Cara Yang Benar dan Wajar. Adu Konsep Itu Akan Mencerdaskan Rakyat Pemilih. Maju Terus Mega-Pro “Konsep Ekonomi Rakyat “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone