Pengamat: Nilai Positif dari Mundurnya 4 Menteri

Arbi Sanit
Langkah empat menteri yang memilih mundur dari jabatannya lantaran terpilih sebagai wakil rakyat dinilai positif oleh sejumlah kalangan.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit menilai, mundurnya empat orang Menteri yakni Menbudpar Jero Wacik, Men-PAN Taufik Effendy, Menkop dan UKM Suryadharma Ali dan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Lukman Edy adalah langkah yang tepat.
“Mereka mundur sebagai menteri sudah tepat dan itu menghargai masyarakat yang memilih mereka pada saat pencalonan mereka sebagai caleg,” kata Arbi kepada wartawan di Jakarta dalam rilis yang diterima okezone, Rabu (9/9/2009).
Dia menambahkan, memilih menjadi anggota DPR lebih baik ketimbang menjadi menteri.
“Menjadi anggota DPR karena dipilih rakyat, maka wajib untuk dihargai. Sedangkan menteri adalah pilihan presiden,” tambahnya.
Hal yang sama dikatakan Direktur Puskaptis Husin Yazid. Husin menilai, keempat menteri yang mundur itu telah memberikan contoh yang baik bagaimana menghargai pilihan rakyat.
“Mereka telah memberikan kepastian kepada konstituennya dengan memilih mundur sebagai menteri. Enggak masalah mundur dari kabinet,” sebut Husin.
Pengamat politik dari LIPI Alfitra Salam berpendapat serupa. Sebuah tradisi baru di Indonesia, kata dia, dimana seorang menteri lebih memilih mundur dan meletakan jabatan menteri demi menghargai dan menghormati serta menjaga kepercayaan masyarakat.
“Ini bukan soal jabatan empuk atau tidak. Tapi lebih pada bagaimana mengedepankan kepentingan rakyat. Sikap keteladanan seperti ini yang perlu dilestarikan,” tandasnya.
Sumber : Okezone
Rabu, 9 September 2009 - 13:54 wib
Amirul Hasan