Mensos: Jangan Pilih Pemimpin Pandai Beriklan

Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah
Jelang pemilihan presiden, semakin banyak calon pemimpin bangsa yang berusaha merebut simpati warganya melalui berbagai cara, salah satunya adalah iklan.
Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah, di sela-sela sambutannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (29/1/2009), meminta kepada masyarakat Jember untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin bangsa ini.
“Jangan memilih pemimpin yang hanya pandai beriklan dan berpidato saja. Cari pemimpin yang jujur dan sudah terbukti visi misinya.” tegas Bachtiar.
Masyarakat juga diminta lebih jeli melihat sosok pemimpin yang mereka impikan. Pasalnya, saat ini banyak sekali iklan di televisi yang mengklaim suksesnya sebuah pemerintahan adalah kesuksesan dari partai politik yang mengusung. Sosok pemimpin yang memiliki akhlak baik dan pekerja keras merupakan sosok pemimpin yang didambakan oleh masyarakat Indonesia.
Apalagi Indonesia selalu dilanda banyak permasalahan yang tidak ada hentinya dari kemiskinan, bencana, dan lainnya. Paling tidak pemimpinnya harus mampu mengatasi semuanya.
Bachtiar mencontohkan, kasus yang dialami Deputi Bank Indonesia, Aulia Pohan. “Meskipun Aulia Pohan besan Presiden SBY, namun beliau tidak pilih kasih. Bapak SBY mempersilahkan KPK untuk memeriksa dan menuntaskan kasusnya,” tutur Bachtiar.
Bachtiar juga mendukung, jika pemerintahan SBY-JK diberikan kesempatan lagi untuk memimpin negara ini. Meskipun terdapat kekurangan, Bachtiar yakin, di kesempatan berikutnya akan ada perbaikan dan koreksi. (mbs)
bisa anda jelaskan mengapa pemimpin harus menggunakan pidato dalam bahasa indonesia?