“Lebih Enak Bila PKS Independen”

Agus Purnomo

Agus Purnomo

“Tidak ikut pemerintah maupun oposisi. Opsi ini cukup menarik.”

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Agus Purnomo menilai partainya lebih baik jika tidak ikut koalisi dan menjadi independen di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Tidak ikut pemerintah maupun oposisi. Opsi ini cukup menarik,” kata dia di gedung DPR, Senin 20 April 2009. Agus mengatakan tidak peduli dengan pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono yang mengumumkan kriteria calon presiden Partai Demokrat, kemarin.

“Dulu ketika kenaikan BBM yang pertama, kami kan tidak diajak bicara (Demokrat) meskipun kami kawan koalisi,” ujar Agus. Setelah PKS ikut menyetujui kenaikan itu, sambungnya, popularitas atau elektabilitas PKS yang semula 10 persen, merosot hingga 2 persen.

“Dengan demikian, saya kira akan lebih enak kalau PKS independen. Kami akan menyambut tantangan untuk menjadi independen di parlemen,” kata dia.

Berdasarkan perkiraan sementara, Agus memetakan politik di internal PKS menjadi dua, yakni kelompok yang ingin tetap ikut koalisi Demokrat-Golkar dan kelompok yang ingin independen.

“Meski demikian, semua keputusan akan diambil di rapat Majelis Syuro PKS,” kata dia. Rapat ini akan digelar pada 24-25 April 2009.

Sumber : VIVAnews

8 Responses to “Lebih Enak Bila PKS Independen”

  1. Hidayat April 21, 2009 at 4:28 am

    Kami akan menyambut tantangan untuk menjadi independen di parlemen.

    Independen versi PKS = menjadi bunglon.

    Bisa berubah, kalo perlu makan kawan koalisi atau kader sendiri.

    Emang Partai Korupsi Sejahtera.

    Koruptor Rama Pratama masih jadi caleg PKS.

  2. bunga septia April 21, 2009 at 9:11 am

    Ass. lha piye ta lha wong sudah ikut pemilu kok malah jadi partai golput.Ya masak parpol tidak berani mengambil sikap ikut pemerintah apa oposisi. Ngajakin orang agar tidak golput dia sendiri golput ( abstain ) iki terus pye?Lha katanya partai yang bersih bebas korupsi, mau memberantas kebatilan di DPR lha kok malah sikapnya begitu kepriye ta PKS iki?apa karena jumlah suaranya yang kurang signifikan?kalo itu menjadi alasan berarti PKS memang tidak bisa menggalang kekuatan. Oposisi ataupun ikut pemerintah sama saja asalkan tujuannya untuk membangun bangsa ini agar lebih maju.Ok?Tapi ya harus menentukan sikap yang tegas.

  3. Andre Witjaksono April 22, 2009 at 1:26 am

    Please PKS, jangan basa basi…Pastinya PKS ikut Pak Beye…dapat jatah mentri..buat setor sama partai..uenaak tenan..

  4. tsubowo April 22, 2009 at 4:41 pm

    Ketahuan anggotanya ikut-ikutan menyetujui kenaikan bbm ya, amplopnya pasti besar itu. Kalau menjadi oposan seret amplop, siapa mau dan mana tahan!. Si rama pratama dengar2 tilep sendiri di hotel shg partai tdk kebagian dan tdk tahu. Rubah nama menjadi Partai Keadilan Sendiri mungkin lebih pas kale!.

  5. jaly May 17, 2009 at 5:16 am

    bisakah PKS…menjadi lebih jujur dalam menentukan jatidiri nya kepada masyaraakat …apakaah PKS ini partai yg ber landasan Demokrasi apa islam..dalam menjaalankan system partainya…karena kalo berjalan..berlandaskan islam…maka tdk ada system demokrasinya di partai…karena isalam tdk mengajarkan demokrasi…dan juga ,,klo berlandaskan demokrasi..jgn mengindentikkan sebagai partai islam..dan sok paling islam…karena islam adalah akidah bukanlah sebuah partai… sehingga saat ini islam sulit menentukan porsinya didalam indonesia itu sendiri..apakah agama islam sebagai dewan penasehat bangsa bersama agama lain yg diakui negara..apakah sebagai partai..didalam kompetisi pemilu….karena saya sebagai orang islam sendiri tdk ingin agama kita islam, dijadikan topeng sebagai alat politik untuk kepentingan golongan atau individual…yg tdk sebanding dengan kebesaran agama islam di dunia ini…terima kasih

  6. akbar May 17, 2009 at 7:04 am

    sejak semula saya katakan PKS itu seperti siluman, ceritanya banyak wujudnya tidak jelas dan kadang menghebohkan.

  7. TOTO May 21, 2009 at 1:57 am

    PKS = PARTAI KETERLALUAN SEKALI (Elitenya suka jilat ludah sendiri)

    PKS = PARTAI KEENAKAN SLALU (selalu nunut menang)

    PKS = PARTAI KEBANYAKAN SENGEK (para elitnya jago debat kusir berdalih demi bangsa)

    PKS = PARTAI KACANGAN SEJAHTERA ( Demi raih jabatan rela jualan harga diri)

    PKS = PARTAI KEBLINGER SOK SUCI (Kalo ngomong di TV sok spt pahlawan padahal tujuannya jabatan jugak)

    ada yang mau nambah …?

  8. ascaris June 3, 2009 at 10:47 pm

    ketidak sopanan SBY adalah mengklaim keberhasilannya pemerintah adalah atas usahanya…..yang jelas keberhasilan pemerintah adalah keberhasilan TIM, bukan perorangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone