Jadikan Prabowo Menteri, SBY Pelihara Anak Macan

Prabowo Subianto
Tawaran posisi menteri pertanian kepada Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto bukan tanpa risiko. Bila Prabowo menyepakati, maka SBY ibarat memelihara seekor anak macan.
Demikian pendapat pengamat politik Universitas Indonesia, Boni Hargens. Prabowo yang juga rival SBY dalam pemilihan presiden 8 Juli 2009, kata Boni, kemungkinan besar akan menerima tawaran SBY sebagai strategi untuk menghadapi Pemilu 2014.
Putra begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo, itu akan mengikuti jejak SBY yang mengundurkan diri sebagai Menteri Politik Hukum dan HAM di tengah jalan pada pemerintahan Megawati.
“Saya yakin ini langkah strategis Pak Prabowo meski bisa juga jalan keluar dari kebuntuan setelah kekalahan dalam pilpres lalu,” kata Boni di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (9/9/2009).
Boni tidak yakin jika Prabowo menerima tawaran tersebut semata-mata karena mengejar jabatan. Karena kalau demikian, Gerindra akan mati ditinggalkan pendukungnya yang kecewa.
Selain itu, Boni melihat akan ada dinamika yang cukup menarik jika Prabowo bergabung dengan pemerintahan yang ditudingnya menganut paham neoliberal. “Bisa jadi dia dikasih kesempatan untuk membenahi pertanian sesuai konsep kerakyatan, bukan didikte pemodal,” katanya.
Ikhwal tawaran menteri pertanian oleh SBY disampaikan oleh anggota Dewan Pertimbangan Gerindra, Permadi beberapa waktu lalu. Menurut Permadi, Prabowo ditawari saat menemui SBY untuk mengklarifikasi ucapan SBY usai serangan bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot. SBY sempat menghubungkan kejadian itu dengan pihak yang kalah dalam pilpres.
Sumber : Okezone
Rabu, 9 September 2009 - 15:18 wib
Insaf Albert Tarigan