‘Achmad Mubarok Bikin Kecewa dan Sakit Hati’

Achmad Mubarok
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Achmad Mubarok nampaknya suka memberi kejutan kepada publik. Setelah, dikecam karena pernyataannya mengenai perolehan Partai Golkar yang dia prediksi hanya 2,5 persen saat pemilu legislatif lalu, kini Mubarok kembali memanaskan situasi politik di Indonesia.
Saat diskusi kenegaraan di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Mubarok mengatakan, upaya pendekatan partainya ke PDIP hanyalah sebatas permainan politik untuk menekan partai mitra koalisi pendukung Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Sontak, sejumlah elit partai koalisi pun mempertanyakan maksud ucapan Mubarok itu.
Menanggapi hal ini, pengamat politik dari LIPI Lili Romli menilai pernyataan Mubarok tak sepatutnya dilontarkan. Menurut dia, manuver politik tersebut membuat hubungan komunikasi antara partai mitra koalisi dan Demokrat kembali merenggang.
“Pernyataan Mubarok itu bikin kecewa. Pernyataan itu sekaligus bikin sakit hati PDIP dan partai mitra koalisi. Apalagi dia ucapkan dalam sebuah diskusi terbuka, pasti dia sadar mengemukakan pernyataan itu,” papar Lili kepada okezone, Kamis (27/8/2009).
Lili menambahkan Partai Demokrat harus meluruskan dengan segera pernyataan kadernya tersebut. “Apakah pernyataan itu bersifat pribadi atau memang garis partai,” ujarnya. Bila tidak diluruskan, lanjutnya, sudah bisa dipastikan situasi politik kembali memanas.
Untuk diketahui, Ketua Umum Demokrat Hadi Utomo bersama Ketua Fraksi Demokrat di DPR Syarief Hasan mendatangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta, 19 Agustus 2009 lalu.
Pertemuan yang juga dihadiri petinggi partai berlambang moncong putih tersebut diakui tidak membahas persoalan koalisi di kabinet SBY-Boediono mendatang. Namun, kedua elit partai tidak menampik mengenai adanya diskusi soal koalisi di parlemen termasuk dengan meloloskan Taufik Kiemas sebagai calon Ketua MPR periode 2009-2014.
Sumber : Okezone
Kamis, 27 Agustus 2009 - 10:18 wib
Ferdinan