Tifatul: Penantang Itu Jadi Oposisi
Tifatul Sembiring
Golkar sebaiknya bersikap konsisten bersama PDI Perjuangan.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menyoroti sikap Golkar yang memberikan sinyal akan merapat ke kubu SBY-Boediono, bila ditetapkan sebagai pemenang pilpres. Golkar dituntut untuk konsisten.
“Sewajarnya, penantang itu jadi oposisi. Ini bukan sikap keras, tapi pandangan-pandangan wajar saja,” kata Presiden PKS, Tifatul Sembiring, dalam perbincangan dengan VIVAnews, Kamis, 16 Juli 2009.
Menurut Tifatul, Golkar sebaiknya bersikap konsisten bersama PDI Perjuangan. Tifatul menilai, Golkar dan PDI Perjuangan diharapkan dapat mengambil peran sebagai partai penyeimbang pemerintah alias oposisi.
“Sebaiknya Golkar dengan PDI Perjuangan check and balances di parlemen. Kalau Golkar tidak mau konsisten, penolakan itu sebetulnya tergantung kepada presiden terpilih,” ujar tim sukses capres-cawapres SBY-Boediono ini.
Gesekan di internal Golkar terlihat setelah penghitungan cepat atau quick count menunjukkan bahwa Jusuf Kalla dan Wiranto memperoleh nomor buncit. Perolehan suara JK-Wiranto itu membuat Golkar bergejolak.
Ada yang mendesak Musyawarah Nasional Luar Biasa, untuk menggeser JK dari kursi ketua umum. Adapula yang menebarkan isu bahwa Golkar tidak ingin menjadi oposisi, meski kalah Pilpres.
Sumber : Ismoko Widjaya ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews