Seperti Apa Golkar Menilai Surya Paloh

Surya Paloh

Surya Paloh

Surya memiliki pengalaman memimpin organisasi partai dengan baik.

Surya Paloh memang belum terang-terangan mengungkapkan keinginan maju merebut kursi Ketua Umum DPP Partai Golkar bersama Aburizal Bakrie. Tapi, tanda-tanda Surya sedang siap-siap maju, menguat belakangan ini.

“Sekarang ini sudah sosialisasi diri,” kata Malkan Amin, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sabtu 1 Agustus 2009.

Lalu, sebenarnya bagaimana internal partai beringin menilai Surya Paloh yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar itu.

Malkan menjelaskan soal itu. Surya Paloh merupakan tokoh yang sukses mengelola perusahaan. Kelompok usaha yang dipimpin Surya makin berkembang, seperti Metro TV, dan Media Indonesia.

Di organisasi politik, Malkan menilai Surya merupakan anggota partai yang aktif. Terutama ketika Partai Golkar dipimpin Jusuf Kalla. Dia duduk di dewan penasihat dan selalu memberikan pertimbangan-pertimbangan strategis kepada JK dan pengurus partai.

Surya Paloh juga dinilai sebagai tokoh nasional yang telah memiliki pengalaman memimpin organisasi partai dengan baik.

Tetapi modal itu saja belum cukup. Sebab, dalam AD/ART partai masih ada aturan lagi. Calon ketua harus meraih dukungan mayoritas dari DPD I dan DPD II seluruh Indonesia.

Hal itu sekaligus untuk membuktikan bahwa calon pemimpin partai ini dikehendaki oleh daerah. “Sekarang ini sejauh mana dia mampu menggarap daerah,” katanya.

Kemudian Malkan meningatkan ada hal yang lebih penting lagi bagi siapapun yang kelak memimpin Partai Golkar. Dia haruslah menyadari permasalahan yang melanda partai beringin. Partai ini kalah di Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

“Ini berarti ada kemunduran-kemunduran dalam rangka mendapat dukungan dari masyarakat di dua pemilihan itu,” katanya.

Agar kejayaan Partai Golkar kembali, maka Ketua Umum Golkar nanti harus mampu memberdayakan semua SDM pendukung partai untuk bahu membahu membangun partai.

“Jadi pemimpin Golkar harus dipimpin orang baik yang diyakini masyarakat tidak bermasalah,” katanya. “Jadi, prinsipnya air bersih dan kain pel bersihlah yang mampu membersihkan,” katanya.

Malkan mengatakan pemimpin baru Partai Golkar akan jelas dalam Musyawarah Nasional pada Oktober 2009.

Sumber : Siswanto • VIVAnews

One Response to Seperti Apa Golkar Menilai Surya Paloh

  1. seifzibaldi September 1, 2009 at 11:43 pm

    menurut saya Golkar harus mengorbitkan generasi muda, siapa sosok generasi muda iru, para elite Golkar pasti tahu, menurut saya lagi, nama-nama seperti Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, Agung Laksono, seharusnya dengan arif harus berada diluar kepengurusan, sebaiknya sebagai penasihat saja.

    Kalau mereka ini masih ngotot merebut ketua umum Golkar, saya khawatir kedepan Golkar tetap tidak akan solid, sebab ketiga figur ini sadar atau tanpa sadar, sudah menciptakan blok-blok yang akan memicu terjadinya perpecahan dalam tubuh Golkar secara nasional, itu terbukti dengan kalahnya parti ini baik dalam pemilihan legislatif, maupun presiden.

    Para pengurus Golkar yang masih sayang dengan partai ini, sejatinya memahami kondisi yang bisa dibilang berbahaya ini, karenanya langkah persatuan dan kesatuan untuk menetapkan calon Ketua Umum harus tepat dan pasti.

    wassalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone