PPP Berharap Dapat Jatah Tiga Menteri

Partai Persatuan Pembangunan
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berharap mendapat jatah minimal tiga menteri jika pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono memenangkan Pemilu Presiden nanti. Alasannya, partai berlambang kakbah itu menjalin koalisi sejak pengajuan pasangan capres, bukan bergabung di tengah jalan.
Ketua DPP PPP Rusdi Hanafi menyatakan, pembagian kursi kabinet merupakan hak preogatif presiden terpilih. Menurut dia, jatah kursi kabinet harus dibicarakan dengan ketua umum PPP Suryadharma Ali. “Tidak bisa dibicarakan dengan sembarangan pengurus. Kalau saya berharap, jumlah menteri dari PPP lebih banyak dari sekarang,” kata Rusdi di Jakarta, Minggu (17/5/2009).
Menurut Rusdi, saat ini PPP hanya menempatkan dua menteri yakni, Menteri Negara Koperasai dan UKM Suryadharma Ali dan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah. Jika SBY-Boediono nantinya memenangkan pilpres, maka PPP berharap mendapat lebih dari dua menteri.
“Semuanya bergantung ke SBY jika nantinya menjadi pemenang. Artinya sejauh mana kepercayaan SBY kepada kader PPP. Dari segi SDM, PPP tidak ada masalah,” ujarnya bangga.
Sementara itu, informasi yang dihimpun, PPP mengincar tiga kursi menteri yakni, Menko Kesra, Meneg BUMN, Menteri Sosial ataupun Menteri Koperasi dan UKM. Hanya saja, keinginan PPP untuk mendapatkan posisi Menko Kesra harus berebut dengan Partai Kebangkitan Bangsa. Kabarnya PKB bersedia melepas Menko Kesra asalkan mendapatkan posisi Menkop dan UKM.
Partai berlambang bintang sembilan ini keberatan jika kembali kebagian jatah Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. (teb)
Sumber : Ahmad Baidowi - Koran SI
Yah pantaslah koalisi ini sekiranya ada pilihlah calon yang dedikasinya baik jangan kayak yang dulu-dulu.