PKS Hanya Incar Posisi Menteri

Partai Keadilan Sejahtera
Jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkoalisi dengan Partai Demokrat, dan mengusung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai capres pada Pilpres 2009, maka PKS hanya mengincar posisi menteri.
Demikian diungkapkan Ketua Fraksi PKS di DPR RI, Mahfudz Siddiq. “Jikapun nanti PKS berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk kembali mengusung Pak SBY dan pasangannya, maka kemungkinan besar PKS hanya membidik kursi menteri di kabinet yang akan dibentuk,” ungkap Mahfudz seusai acara dialog kenegaraan di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Senayan, Jakarta, Rabu (22/4).
Namun Mahfudz tidak memberi alasan soal mengendurnya kursi yang dibidik PKS, dari semula mengincar kursi cawapres, kemudian hanya membidik posisi menteri di kabinet. “Ya, PKS hanya ingin mensukseskan agenda politik yang pernah ditandatangani dengan Partai Demokrat sebelumnya,” kata Mahfudz.
Menurut Mahfudz, PKS baru akan melihat momentum 2014 sebagai saat untuk melakukan suksesi kepemimpinan. “Karena pada saat itu akan lebih terbuka peluang bagi generasi muda untuk tampil sebagai pemimpin bangsa ini. Terlebih Pak SBY sendiri tidak berhak lagi mencalonkan diri,” katanya.
Pada saat itulah, kata Mahfudz, suksesi yang sesungguhnya terjadi. Karena sesuai dengan tuntutan jaman, dan semakin mulai memudarnya pengaruh para tokoh-tokoh tua, maka saatnya bermunculan tokoh-tokoh muda untuk tampil sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.
Mahfudz sendiri meyakini, SBY juga akan melakukan kaderisasi terhadap tokoh-tokoh muda di Partai Demokrat. “Yang pastinya, SBY juga berharap agar calon wakil presiden yang akan mendampinginya bisa meneruskan posisinya pada 2014,” katanya.
Meski begitu, peluang bagi partai politik lainnya untuk mempersiapkan kader-kader mudanya untuk tampil sebagai calon presiden dan calon wakil presiden juga lebih terbuka.
“Nah, mulai saat inilah PKS akan melakukan kaderisasi. Sehingga pada saatnya bisa menampilkan tokoh muda yang bisa diterima oleh masyarakat Indonesia untuk memimpin bangsa ini,” ujar Mahfudz. -kp008
Sumbver : kabarpemilu
Wah Jadi akan ada 2 blok besar yaitu
1. Blok Parpol era reformasi ( PD,PKS,PAN,PKB,PBB dll )
2. Blok Parpol era Orsde Baru ( PDIP cpres sendiri, golkar sendiri )
silakan memilih siapa yang lebih baik
pastinya yang diincar menteri luar negeri supaya bisa ikut memerdekaan palestina dari penjajahan israel, betul tidaak?
PKS plin-plan!! GODAAN sentral kekuasaan melunturkan idealisme..hingga PKS jadi partai yg SAMA saja dgn lainnya..TIDAK ADIK-BIJAKSANA.
Saya kecewa, ternyata PKS tidak seperti yg sy bayangkan..tadinya saya menaruh harapan PKS bisa menjembatani perbedaan bangsa ini dgn slogan Persatuan..karena selama anda kampanye, iklan anda justru sangat bagus dengan mengusung PERSATUAN dan KESATUAN! Bahkan BERANI melawan ARUS dengan mengangkat SUHARTO sebagai icon di iklan anda…SEKARANG? LUPA deh semuanya………………….payah!
PKS ga istiqomah! PKS ga legowo menerima pinangan ‘suami’ anda! malah minta cerai! PKS ga mau ngukur diri! seharusnya kalo merasa jadi “istri yang sholehah”, harus ikhlas mau “dimadu” sepanjang satu akidah tentunya..yang penting kan ‘suami’ tidak terlalu jauh berbuat salah..dan selalu berkomunikasi..serahkan saja dan percayakan kepada ‘suami’ anda, yaitu demokrat/SBY sebgai pemenang pemilu dgn raihan suara terbesar. Akan beda sikonnya kalau anda yang menang pemilu..Koalisi dng siapa saja yang penting masih bangsa sendiri, apalagi dia beragama islam.
sekarang jelas deh, bukan persatuan dan kesatuan, tapi maunya PKS : POWER SHARING!.. begitu ya elit2 politik bermuka dua…
kalu sudah begini, rakyat dan ISLAM jadi korban lagi……………MALU2 in aja…
Sangat prihatin dengan kondisi PKS sekarang. Harapan besar terhadap PKS sontak sirna. Saya orang yang sangat respek dengan PKS sekarang justru sangat kecewa. Kepentingan elit PKS justru menggadaikan harga diri konstituen yang telah percaya dan membesarkan PKS selama ini. Pilihan koalisi dengan demokrat bukan aspirasi konstituen PKS yang fanatik yang menginginkan perubahan dan kemajuan bangsa, tapi merupakan ulah segelintir elit semata demi keuntungan pribadi.
sy jd kader PKS sdh 3 tahun.dg skp dpp pks kmrn thd sby SY SANGAT MALU JADI KADER PKS KARENA PKS JD BUDAK KOALISI SJ, CM JD JAGO GERTAK.
Sy berharap waktu itu PKS akan menggalang parttai2 islam!!!! tetapi kenyataannya??? sama saja…gak ada giginya juga…ompong,,,percuma pake jorgan jorgan apalah itu…mana buktinya?????? paytah juga…instropeksi diri lah…..
Lha yang bodo ya wong islam dewe. Lha kok agama buat partai2 an gimana?Jelas ga nyambung.Agama kok dipolitisasi. Dari mana sejarah agama nyambung sama politik di negara demokrasi?Ya kalo negara theokrasi atau aristikrasi baru bisa jalan,lha ini negara demokrasi , demokrasinya pancasila kok mau dibodoh2in politikus dengan dasr agama. Eling ya wong islam, jangan bermimpi agama bisa sejalan di negara demokrasi.
hati hati lho mas - mas….
komentarnya mbo ya difikir duluu….
di analisis dulu….
kenapa PKS mengambl langkah seperti ituu…
jangan jadi FITNAH lhoo…..
Moso sodara sendiri di FITNAH kayak githu…..
Malu ah…