Pemilihan Ketua Umum PBB Diwarnai Kericuhan

Partai Bulan Bintang
Pemilihan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) yang digelar di Hotel Tiara Medan, Senin, 26 April 2010 dini hari, sempat diwarnai kericuhan.
Sejumlah peserta muktamar dengan tim pengamanan dari Brigade Hisbullah saling dorong. Terjadi adu mulut yang mengakibatkan muktamar sempat terhenti sekitar lima menit.
Tidak diketahui jelas apa yang menjadi penyebab kericuhan. Sesaat setelah penghitungan suara usulan calon ketua umum dibacakan, tiba-tiba ada teriakan dari beberapa peserta muktamar yang duduk di barisan depan. Tim keamanan pun langsung mengamankan, sehingga terjadi saling dorong.
Dalam penghitungan suara usulan calon ketua umum, MS Kaban unggul dengan perolehan sebanyak 272 suara. Di urutan kedua adalah Ali Muchtar Ngabalin dengan perolehan 133 suara, menyusul Yusril Ihza Mahendra sebanyak 25 suara, Sahar El Hasan 24 suara, Fuad Amsari 4 suara, Yusron Ihza Mahendra 1 suara dan Mawardi 1 suara.
Berdasarkan tata tertib pemilihan ketua umum, maka Kaban dan Ngabalin dinyatakan maju sebagai calon ketua umum karena memenuhi syarat minimal dukungan yakni sebanyak 100 suara.
Kericuhan bisa reda setelah Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra naik ke podium menenangkan suasana. Dia sepakat dengan usulan pimpinan muktamar agar kedua calon ini terlebih dahulu bermusyawarah sebelum pemiilhan dilanjutkan.
“Sebaiknya kedua calon musyawarah. Tapi jangan dikurangi hak kedua orang ini,” kata Yusril menyerukan. (mt)
Sumber : PRB | Medan• VIVAnews