PDIP Terancam Batal Ikut Pemilu

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Hingga kini PDIP belum juga menyerahkan laporan dana awal kampanye.

Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terancam terkena sanksi pembatalan untuk menjadi peserta pemilu.

Pasalnya hingga kini partai itu belum juga menyerahkan laporan dana awal kampanye, yang disyaratkan untuk mengikuti pemilu.

Menurut Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Wahidah Syuaib, berdasarkan Undang-undang No 10 tahun 2008 tentang Pemilu pasal 134 ayat 1, partai politiki peserta pemilu wajib menyampaikan laporan awal dana kampanye kepada KPU, selambat-selambatnya 7 hari sebelum kampanye rapat umum dimulai, yakni pada 16 Maret 2009.

Berarti, tenggat menyerahkan laporan dana awal kampanye adalah 9 Maret 2009, atau tinggal dua hari lagi. Namun, hingga kini PDIP belum juga menyerahkan rekening khusus dana kampanye.

Berdasarkan fakta tersebut, Bawaslu mengingatkan dan menghimbau tegas, agar parpol peserta pemilu mematuhi ketentuan batas waktu penyerahan rekening khusus, beserta saldo awal dana kampanye.

“Karena, sanksi atas pelanggaran itu cukup berat, yakni pembatalan status sebagai peserta pemilu,” kata Wahidah, di kantor Bawaslu JL MH Thamrin, Jakarta, Sabtu 7 Maret 2009.

Dalam kesempatann yang sama, Bawaslu, meminta KPU untuk berlaku tegas dalam masalah ini. “KPU diminta untuk tidak memberikan toleransi perpanjangan waktu, mengingat kesempatan untuk menyusun laporan dana kampanye, sudah cukup panjang, yakni dari Juli 2008,” kata Wahidah.

Hingga kini dari total 38 partai politik (parpol) peserta pemilu, 37 parpol telah melaporkan rekening khusus dana kampanye. Bahkan 35 di antaranya telah melaporkan saldo awal partai mereka.

Sumber : vivanews

One Response to PDIP Terancam Batal Ikut Pemilu

  1. Nur Roso March 8, 2009 at 11:57 pm

    kepada Ibu Megawati yth. Dulu aku adalah pendukung setia Ibu Megawati, dengan segala kemampuan kami, kamipun mendukung bu Megawati hingga menduduki jabatan RI 1. Selain hanya meng-idolakan Bung Karno waktu itu, juga ada perintah dari ortu agar mendukung Ibu Mega agar menjadi Presiden, walau sampai skrg aku tidak pernah kenal secara langsung dengan ibu. Kalau boleh saya mengingatkan, maaf ya Bu..1. kelemahan ibu pada pilpres 2004 melupakan korban peristiwa “Kudatuli” yang tidak mengsut tuntas saat ibu menjabat Presiden. 2. jangan terlampau PD (percaya diri) dengan mengibarkan bendera Bung Karno yang ajejuluk mbah Imam Utomo (pemimpin yang Utama) karena sesungguhnya Bung Karno adalah milik seluruh rakyat/bangsa Indonesia dan bahkan Dunia. Jadilah jati diri Ibu Mega yg sesungguhnya, Ibu Megawati akan menjadi lebih besar namanya dengan segala aspek ilmu pengetahuan yang ibu miliki di jaman modern ini. Sekali lagi mohon maaf bila ada kata atau tulisan yang kurang berkenan di hati ibu, semua inni kami lakukan untukkesuksesan ibu, wassalam dari kuncung yang selalu berharap kemakmuran seluruh harta kekayaan negara segera dapat segera di nikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Amien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone