Panwas: Prabowo Kampanye!

Prabowo Subiyanto
Panitia pengawas Pemilu Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menilai sunatan massal dalam memperingati HUT Partai Gerindra di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Jumat (6/3) siang, merupakan kegiatan kampanye.
“Kegiatan yang dihadiri Prabowo Subiyanto di Bantul itu melanggar aturan kampanye pemilu,” kata Ketua Panwaslu Bantul, Tentrem Widodo.
Ia mengatakan, kegiatan di rumah keluarga mantan Presiden Soeharto itu jelas melanggar aturan kampanye tertutup karena menghadirkan simpatisan atau massa sebanyak lebih dari 500 orang.
“Pada acara tersebut juga ada pesan kampanye untuk memilih Partai Gerindra dan Prabowo Subiyanto sebagai calon presiden, serta membagikan stiker. Ini sudah merupakan bentuk kampanye,” katanya.
Sesuai aturan, kata Tentrem, kampanye di tingkat kabupaten maksimal dihadiri 250 orang, dan diselenggarakan di tempat tertutup. “Saat ini kampanye terbuka belum dimulai. Tetapi jika kegiatan tersebut merupakan kampanye tertutup, maka yang hadir tidak boleh lebih dari 250 orang, karena diselenggarakan di tingkat kabupaten,” katanya.
Karena itu, Panwaslu Bantul akan segera meminta panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan (Panwascam) Sedayu membuat laporan mengenai kegiatan Partai Gerindra tersebut. “Kami minta paswascam segera membuat laporan mengenai kegiatan Partai Gerindra di Sedayu, sehingga bisa segera ditangani,” katanya.
Ia menambahkan, pelanggaran yang dilakukan Partai Gerindra ini lebih bersifat administratif, bukan pelanggaran pidana. “Kami akan mengumpulkan bukti tambahan lain untuk memperkuat dugaan adanya pelanggaran kampanye tertutup,” katanya.
Prabowo: bakti sosial
Prabowo Subiyanto sendiri menyatakan bahwa kegiatan yang digelar di Dusun Kemusuk itu tidak melanggar aturan kampanye karena dilakukan di tempat tertutup di bawah tenda.
“Ini bukan kampanye. Kami hanya mengadakan kegiatan bakti sosial yaitu sunatan massal. Kami sudah mengantongi izin untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” katanya.
Pak Prabowo, iklan lebih baik di tekankan kepada pemberantasan korupsi sampai ke akarnya, itu akan lebih mengena ketimbang janji murahnya bahan makanan atau yang lainya. Karena harga-harga akan terjangkau daya belinya oleh masyarakat, kalau keuangan negara dengan segala aspek sumber daya alamnya tidak di korup/di rusak oleh penguasa dan pengusahanya. Berani gak?! berantas korupsi total ? !! so pasti akan kami dukung dengan segala kemampuan kami. Mau tahu cara jitu! memenangkan pertarungan capres 2009 silahkan email ke kami.
saya setuju dan mendukung tanggapan dari pak Nuroso. diakhir kampanye ini berbuatlah yang lebih nyata dengan calon pemilih, jangan hanya beriklan saja. saya khawatir seperti kata pepatah arang habis besi binasa. Peliharalah ladang yang telah ditanam dengan memberikan pupuk sehingga dapat menuai hasil yang diharapkan. semoga sukses !! dari member anda yang setia.