LSI: Andi Mallarangeng Gagal Perang Darat

Andi Mallarangeng
Bagi peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi, kemenangan Anas Urbaningrum tidak mengagetkan. Anas Urbaningrum sudah menanam investasi di daerah sejak jauh hari.
“Lama sebelum kongres, Anas sudah berinteraksi dengan pengurus daerah. Begitu juga Marzuki Alie,” kata Burhanuddin Muhtadi dalam perbincangan dengan VIVAnews, semalam.
Kegagalan Andi Mallarangeng, kata dia, karena Andi baru dua bulan terakhir mendekati pengurus daerah. Sementara Anas dan Marzuki Alie sudah melakukannya sejak dulu.
Jabatan Marzuki dulu sebagai Sekjen DPP Demokrat dan Anas sebagai Ketua Bidang Politik DPP Demokrat, dinilai turut berperan. Karena, posisi itu memudahkan keduanya mendekati pengurus daerah ketimbang Andi.
“Bisa dikatakan, Andi Mallarangeng gagal dalam perang darat,” ujarnya. Burhanuddin menilai, serangan udara atau kampanye iklan di media itu sah-sah sah.
Tapi, kata dia, pertarungan yang sebenarnya itu adalah yang di darat. “Komunikasi dan mendapat kepercayaan dan simpati pemilik suara sehingga mereka memilih,” kata Burhan.
Kemenangan Anas, majunya Marzuki di putaran kedua, dan gagalnya Andi, dinilai karena faktor netralnya SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.
“Selalu normatifnya pernyataan SBY Inilah yang merugikan Andi dan jelas menguntungkan Anas dan Marzuki. Karena klaim bahwa ada dukungan SBY itu tidak terkonfirmasi bagi peserta kongres,” kata Burhan. (jn)
Sumber : Ismoko Widjaya, Mohammad Adam • VIVAnews