Ganggu Pemilu, Tembak di Tempat

Untuk mengamankan pemilihan umum legislatif 9 April mendatang, Polda Jatim akan melaksanan Operasi Mantap Brata 2009, dengan mengerahkan 26.870 personel.

Menurut Kombes Polisi Abdul Madjid Kabagops Polda Jawa Timur, wilayah Madura masih menjadi daerah rawan gangguan ketertiban dan keamanan. Pernyataan tersebut disampaikan Madjid, seusai acara penyelenggaraan simulasi pengamanan pemilu di Lapangan Laguna, Keputih Surabaya Timur, Selasa (24/02).

Namun, Abdul Madjid tidak menjelaskan lebih rinci alasan ditetapkannya Madura sebagai daerah rawan gangguan keamanan.
Dari 26.870 personel tersebut, kata Madjid, akan ditempatkan di wilayah Jatim, hingga di TPS-TPS. “Pengamanan akan dilakukan dengan penempatan personel di TPS-TPS dan tempat rawan. Back up personel juga dilakukan oleh satuan-satuan di atasnya,” lanjut Abdul Madjid.

Untuk itu, semua Polsek akan dibackup oleh Polres, dan Polres akan dibackup oleh Polwil. Demikian juga, Polwil akan dibackup oleh Polda. Selain polisi, pengamanan pemilu nanti akan dibantu juga oleh Linmas dan TNI. “Setiap tahap Pemilu sudah pasti memiliki tingkat kerawanan masing-masing dan polisi sudah siap mengantisipasinya,” tandasnya.
Bahkan, polisi juga tidak segan untuk melakukan perintah tembak di tempat terhadap para pihak yang mencoba mengganggu jalannya proses pemilu di Jawa Timur. “Untuk perintah tembak di tempat, disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” bebernya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone