Enam Rekomendasi Rakernas VI PDIP

Megawati Soekarnoputri
Rakernas VI PDIP membuahkan enam rekomendasi terkait proses penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2009.
Berikut ini keenam rekomendasi yang dibacakan Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung Wibowo usai Rakernas VI di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (15/7/2009).
1. Bahwa Pemilu secara langsung oleh rakyat merupakan sarana pelaksaan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan suatu pemerintahan negara yang demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil serta bermartabat.
2. Rakernas menilai pelaksaan kedaulatan rakyat melalui Pemilu Legislatif yang telah dilaksanakan pada tanggal 9 April 2009 dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009 pada tanggal 8 Juli 2009 telah melanggar prinsip dasar penyelenggaraan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan bermartabat, karena banyak ditemukannya pelanggaran pemilu termasuk kekisruhan DPT Pileg dan Pilpres yang menyebabkan hilangnya hak politik rakyat sehingga tidak bisa memberikan suaranya dalam Pileg maupun Pilpres.
3. Rakernas mendesak DPP PDIP melalui Fraksi PDIP di DPR RI untuk meminta pertanggungjawaban kepada KPU selaku penyelenggara Pemilu dan pemerintah selaku penanggung jawab Pemilu atas kekisruhan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pileg dan Pilpres.
4. Rakernas menegaskan bahwa PDIP sebagai partai yang menjunjung tinggi hukum akan tetap menghormati proses Pilpres yang tengah berlangsung dan akan mengedepankan langkah-langkah hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam Pileg dan Pilpres.
5. Rakernas menegaskan kembali komitmen PDIP untuk menjaga kedaulatan NKRI, mempertahankan ideologi pancasila, menjalankan amanat UUD 1945 dan menjaga kemajemukan bangsa.
6. Rakernas memutuskan dan menyerahkan kepada ketua umum sekaligus calon presiden untuk mengambil langkah-langkah strategis yang dipandang perlu dalam menyikapi dinamika politik dan arah serta kebijakan politik partai ke depan. (mbs)
Sumber : Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone