Anas Kembangkan Desentralisasi Partai Demokrat

Anas Urbaningrum
Ketua Umum Partai Demokrat yang baru Anas Urbaningrum menyatakan akan melakukan desentralisasi partai lebih baik lagi.
“Perlu dilakukan desentralisasi pengelolaan partai secara teratur. Buka untuk otonomi lokal dengan pengertian sharing tugas dan tanggung jawab,” papar Anas di Bandung pada Senin (24/5) siang. Menurutnya, pembagian kewenangan yang lebih jelas juga dibutuhkan di tengah semakin dikembangkan desentralisasi demi inovasi partai tersebut.
“Harus lebih jelas mana kewenangan DPD dan DPC. Dengan desentralisasi tersebut akan tumbuh inisiatif dan kreasi politik dari tingkat lokal. Partai Demokrat akan memiliki gabungan wajah nasional dan lokal. Ini yang akan menjadi bagian yang menguatkan Partai Demokrat sebagai partai nasional tetap berbasis kekuatan di lokal,” jelasnya.
Ditanyakan bagaimana dengan rencana dibentuknya Majelis Tinggi Partai yang mulai dimaknai publik sebagai masih dominannya Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terhadap seluruh keputusan partai hingga ke tingkat daerah, Anas membantahnya. Menurutnya, peran SBY sebagai Pimpinan Majelis Tinggi Partai hanya sebagai pemberi bimbingan dan keteladanan dari senior partai.
“Partai butuh bimbingan dan keteladanan senior. SBY memerankan dengan sangat baik dan dinamis. Saya kira itu ditunjukkan secara indah dalam kongres ini. Beliau bisa menjadi contoh sebagai senior yang mendorong, bukan yang menghalangi,” tegasnya.
Sebelumnya, mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Amir Syamsuddin menyatakan apa yang menjadi keputusan Majelis Tinggi dapat membatalkan hasil rapat pleno DPP partai. Masalah veto itu hanya sebatas pada keputusan yang ditujukan kepada internal PD yang bisa berpengaruh mulai dari tingkat DPP, DPD, sampai DPC.
“Secara internal, Majelis Tinggi ini yang paling tinggi posisinya,” papar Amir di sela-sela persiapan Kongres ke-II Partai Demokrat di Gedung JIEXC, Kemayoran, Jakarta, pada Sabtu (15/5) dua pekan lalu. (MI/ICH)
Sumber : Metrotvnews.com,