Akbar Sindir Kekalahan JK

Ir. Akbar Tandjung

Ir. Akbar Tandjung

Jusuf Kalla seharusnya melibatkan kader daerah saat penetapannya sebagai capres.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tanjung, mengkritisi kekalahan calon presiden Jusuf Kalla, yang tercermin dalam hasil penghitungan cepat atau quick count sejumlah lembaga survei.

JK tak mendapat dukungan cukup karena mesin organisasi pendukungnya tak berjalan optimal,” kata Akbar saat berbincang dengan VIVAnews, Rabu 8 Juli 2009.

Dukungan daerah khususnya DPD tingkat II terhadap Jusuf Kalla sangat lemah. Mereka kecewa lantaran tak dilibatkan dalam penetapan calon presiden. “Kalau saja mereka dilibatkan pasti mereka punya tanggung jawab untuk mendukungnya,” ujar Akbar.

Sejak awal, Jusuf Kalla seharusnya mendengarkan aspirasi di tingkat bawah. Bukan memburuk hubungan dengan memaksakan diri maju sebagai capres. “Aspirasi arus bawah saat itu kan kembali koalisi dengan Demokrat karena suara partai dalam pemilu legislatif turun,” ujarnya.

Selain tidak solidnya tubuh partai, Akbar juga melihat kekalahan itu akibat tidak populernya sosok Jusuf Kalla. “Mungkin orang masih menilai kemampuan Pak JK jauh di bawah calon yang lain,” ujarnya.

Seperti yang ditayangkan VIVAnews, hingga pukul 03.00, Kamis 9 Juli 2009, penghitungan cepat yang dilakukan tiga lembaga survei menunjukkan hasil yang hampir seragam. Seluruhnya menempatkan Jusuf Kalla di posisi terbawah.

Lembaga Survei Indonesia menempatkan pasangan SBY-Boediono di posisi teratas dengan 60,79 persen suara mengungguli pasangan Mega-Prabowo yang meraih 26.61 persen suara, dan JK-Wiranto 12.61 persen suara.

Survei LP3ES juga mengunggulkan pasangan SBY-Boediono dengan 60,34 persen suara jauh di atas pasangan Mega-Prabowo yang hanya meraih 27,83 persen suara, dan JK-Wiranto 11,83 persen suara.

SUmber : Pipiet Tri Noorastuti VIVAnews

7 Responses to Akbar Sindir Kekalahan JK

  1. tara July 10, 2009 at 12:08 am

    saya engga suka dengan bapak yang satu ini.

  2. Zainal Abidin July 10, 2009 at 4:43 am

    yang sesungguhnya rakyat,engga doyan sama Golkar lagi, bagi rakyat Partai Golkar = orde baru

  3. kijangku July 10, 2009 at 11:55 am

    Bang Akbar, anda kok masih berfikiran dengan paradigma lama ya? Sekarang sudah bukan jaman Orba lagi Bung.. Sudah tahu khan kalo Pilpres sekarang ini adalah pemilihan langsung? Rakyat BEBAS memilih siapa calon yang disukainya. Sudah bukan jamannya dan sudah tidak bisa lagi DPD II atau DPD I menggerakkan dan mengintimidasi rakyat untuk memilih capres tertentu. Lagian rakyat sekarang sudah semakin cerdas. Sesolid apapun partainya TIDAK AKAN bisa mempengaruhi suara rakyat.
    Memang menjelang Pilpres Demokrat terbuka menawarkan koalisi ke Golkar dan bahkan PDIP dengan syarat Cawapres dg kriteria tertentu diserahkan sepenuhnya kpd SBY. Memang ada indikasi SBY tidak akan menggandeng JK lagi. Kita hormati ini. Tapi yg terjadi itu elite2 partai Golkar yang tersinggung lalu men-dorong2 JK untuk maju jadi Capres.
    Saya setuju mungkin orang masih menilai kemampuan JK masih dibawah SBY, tapi yg lebih lagi adalah memang elektabilitas SBY saat ini sungguh sangat2 tinggi. Saat ini SBY sangat berat dilawan oleh siapapun. Jadi kekalahan JK bukan karena arus bawah Golkar tidak mendukungnya, tapi memang SBY-lah yang terbaik dan dicintai rakyat saat ini. JK masuk di saat yang tidak pas. Bahkan anda, Surya, Agung, Sultan-pun kalo masuk tetap akan kalah dengan SBY karena yg memilih adalah rakyat secara langsung. Sekarang ini bukan lagi jaman Orba, yg memilih presiden bukan lagi anggota MPR.
    Semoga ini memberi pencerahan agar kekalahan JK tidak ditimpakan sepenuhnya ke JK, tapi sebagian besar memang karena kondisi popularitas SBY saat ini..

  4. Terrano July 10, 2009 at 5:26 pm

    golkar seharusnya ganti nama lain, soal nya nama itu sudah sejak dari tahun kuda gigit besi, kalo belum di ganti ya orang2 tau nya itu partai LAWAS. sama dengan barang2 yang kadaluarsa yang masih saja di pajang. MAAF ANDA BELUM BERUNTUNG, COBA LAGI TAHUN 2014.

  5. Agung July 10, 2009 at 11:32 pm

    Saya setuju dengan komentar kijangku. Tepat !

  6. budi July 12, 2009 at 5:45 am

    kijangku is the best lah itu komen yang cerdas bagi gw baca woi AKBAR

  7. haidan July 12, 2009 at 12:23 pm

    jangan gitu donk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone