Pemilu 9 April 2009 : Nyontreng bukan Nyoblos

February 23, 2009 by pemiluindonesia.com 

Video Sosialisasi pemilu Indonesia 2009

Pemilu 9 April 2009 : Nyontreng bukan Nyoblos

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

3 Responses to “Pemilu 9 April 2009 : Nyontreng bukan Nyoblos”

  1. Slamet Riyadi on March 22nd, 2009 10:17 pm

    Selama ini masyarakat hanya mengenal istilah coblos keika Pemilu digelar dan itu pun masih saja terjadi kesalahan. Bisa dibayangkan sudah puluhan tahun istilah yang sangat familir itu, yaitu coblos digunakan negara ini, kesalahan dalam mencoblos selalu saja terjadi.
    Dan kini istilah tersebut diganti dengan contreng/centang yang sangat asing dipendengaran masyarakat khususnya masyarakat lapisan bawah.
    Akankah tingkat kesalahan dalam menandai kartu suara di Pemilu kali ini justru semakin besar?
    Menggunakan isti coblos saja masih banyak kesalahan dalam pencoblosan kartu suara.

  2. bambry on March 27th, 2009 10:48 am

    Benarkah pemilu ini bertujuan untuk membangun indonesia menuju kekemakmuran rakyat…?Jika benar…Kenapa begitu banyak partainya….?
    Bukankah…ini semua untuk kepentingan partai,sebab personilnya ya…itu…itu aja.Pindah sana….pindah sini,lantas ENDINGnya ramai-ramai bentuk KOALISI.
    Tidakkah ini sama dengan lelucon.Mudah-mudahan komentar saya salah.Thanks……Selamat…..PESTA DEMOKRASI.Semoga rakyat SEJAHTERA.

  3. Rangga Mahendra on March 30th, 2009 7:20 pm

    Partai-partai sekarang itu cuma dibolak balik aja namanya, visi dan misinya ya sama saja. lha kalau arah dan prinsipnya sama ya kenapa harus bikin partai sampai seabreg jumlahnya. Bahkan ada yang berbisnis partai demi mengharapkan dana jatah parpol dari pemerintah. kinerja ? ya mana ada. Lha wong gak jelas kiprahnya dimasyarakat tahu2 ndaftar jadi caleg. Ini benar2 gak masuk akal sehat bagi saya.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) , Pilkada, Pemilukada Indonesia
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved